Ruas Jalan Ganjil Genap Ditambah, Ini 17 Kendaraan yang Bebas Melintas

Ruas Jalan Ganjil Genap Ditambah, Ini 17 Kendaraan yang Bebas Melintas
Ganjil genap di Jalan Margonda Raya. ©2021 Merdeka.com/Imam Buhori
JAKARTA | 22 Oktober 2021 18:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kebijakan pembatasan kendaraan roda empat dengan sistem ganjil-genap diterapkan di 13 kawasan DKI Jakarta. Aturan ini berlaku mulai Senin, 25 Oktober 2021.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, tak semua kendaraan terkena kebijakan ganjil-genap.

Syafrin menguraikan kendaraan yang terbebas dari aturan ganjil-genap antara lain kendaraan bertanda khusus yang membawa penyandang disabilitas. Kemudian, kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran. Lalu, angkutan umum pelat kuning. Selanjutnya, kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik, dan sepeda motor.

"Ada 17 jenis kendaraan yang dikecualikan ketika melintas di ruas jalan ganjil-genap," kata dia di Polda Metro Jaya, Jumat (22/10).

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, kendaraan dinas berpelat merah TNI-Polri juga tidak terkena kebijakan ganjil-genap. Demikian juga dengan kendaraan berpelat khusus seperti berpelat RF.

Namun dalam hal ini Sambodo mengingatkan bahwa kendaraan dinas yang mengunakan kendaraan pelat hitam tetap mengikuti aturan ganjil-genap.

"Yang dikecualikan adalah pelat merah dan pelat dinas TNI-Polri dan pelat dinas institusi. Selama kendaraan itu pakai pelat hitam termasuk RF dan sebagainya dia terkena aturan gage," ucap dia.

Sebelumnya, Sambodo menerangkan, kebijakan ganjil genap bertambah dari tiga titik menjadi 13 titik.

"Titik ganjil-genap dari 3 kawasan menjadi 13 kawasan," kata dia di Polda Metro Jaya," ujar dia.

Lebih lanjut Sambodo menjelaskan, kebijakan ganjil-genap berlaku pada pagi dan sore hari. Adapun, dari pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan dilanjut pada pukul 16.00-21.00 WIB.

"Berlaku hanya pada Senin sampai Jumat, kemudian Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional ganjil genap tidak berlaku," ucap dia.

Berikut 17 kendaraan yang tak terkena aturan ganjil-genap:

1. Kendaraan bertanda khusus yang membawa penyandang disabilitas

2. Kendaraan ambulans

3. Kendaraan pemadam kebakaran.

4. Angkutan umum pelat kuning.

5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik.

6. Sepeda motor.

7. Kendaraan angkutan barang khusus mengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas.

8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI. Ada tiga kategori:

- Presiden dan Wakil Presiden.

- Ketua MPR, Ketua DPR, dan Ketua DPD.

- Badan Pemeriksa Keuangan, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial.

9. Kendaraan dinas operasional berpelat merah TNI-Polri.

10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing dan lembaga internasional yang jadi tamu negara

11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri seperti kendaraan mengangkut uang dengan pengawasan penuh kepolisian

13. Kendaraan Petugas Covid-19 selama masa bencana Covid-19

14. Kendaraan mobilisasi pasien Covid-19

15. Kendaraan mobilisasi vaksin Covid-19

16. Kendaraan pengangkut tabung oksigen

17. Kendaraan barang angkut logistik.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:

Ini 13 Titik Ganjil Genap di DKI Jakarta, Sabtu dan Minggu Tak Berlaku Lagi

Dirlantas dan Dishub Gelar Rapat Tentukan Nasib Ganjil Genap di Jakarta

Polisi Pertimbangkan Terapkan Ganjil Genap di Jalur Wisata Banyumas

Dishub DKI Buat Aturan Ganjil Genap di Tiga Ruas Jalan dan Tempat Wisata

Segera Bertemu Dishub, Polda Metro Berencana Perluas Kawasan Ganjil Genap 25 Titik

Pelanggar Ganjil Genap Hanya 11 Orang, Polisi Sebut Warga Sudah Paham Aturan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami