Anjing Pitbul Serang Satpam di Kompleks Sawah Besar Usai Cekcok dengan Majikannya
JAKARTA | 16 Desember 2018 18:23 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Herman, seorang petugas keamanan di Kompleks Rajawali Sawah Besar, hampir tewas digigit seekor anjing jenis pitbul. Anjing berwarna hitam tersebut milik salah seorang penghuni kompleks tempat Herman bertugas.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirza Maulana membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, pemilik anjing pitbul tak terima ditegur oleh satpam kompleks lantaran anjing tersebut jalan-jalan di sekitaran komplek tidak diikat.

"Intinya pemilik anjing tidak terima dtegur satpam kompleks karena anjingnya dibawa jalan-jalan tanpa diikat lehernya karena di daerah situ banyak orang olahraga," kata Mirza saat dikonfirmasi, Minggu (16/12).

Lalu, Herman pun diserang oleh anjing pitbul tersebut hingga mengalami luka-luka di tubuhnya. Saat kejadian, pemilik anjing sempat menarik tubuh anjingnya itu. Tapi, anjing itu tetap menyerang Herman dengan ganasnya.

"Korban mengalami luka di betis kaki, panggung, leher dan dada akibat digigit anjingnya," ujarnya.

Kendati demikian demikian, pemilik anjing telah bersepakat untuk berdamai kepada Herman agar permasalahan tersebut tak diteruskan ke jalur hukum. "Kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan difasilitasi oleh aparat desa dan bhabinkamtibmas Polsek Sawah Besar," tandasnya.

Baca juga:

Setia Sampai Akhir, Anjing George HW Bush Temani Hingga Peti Mati

Ganasnya Anjing Alabay di Kyrgyzstan Saat Bertarung

Pemprov DKI anggarkan Rp 925 juta untuk pengendalian rabies

Sempat dikira orang, karung di parit Tol Merak ternyata bangkai anjing

Gara-gara dijilat anjing, pria AS terpaksa diamputasi

Deteksi penularan rabies, Dinas KPKP pasang microchip pada anjing

Kim jong-un hadiahkan sepasang anjing buat presiden Korsel sebagai tanda persahabatan

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT