Satpol PP Tertibkan PKL di Trotoar Jalan Senen Raya

JAKARTA | 9 Desember 2019 15:58 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang trotoar Senen. Mereka sudah tidak bisa berdagang lagi mulai hari ini, Senin (9/12).

Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penjagaan sepanjang Jalan Senen Raya. Penertiban ini sesuai dengan kesepakatan antaran pemerintah daerah dengan PKL.

"Kami mengimbau agar para pedagang pindah ke tempat yang sudah disediakan oleh Wali Kota Jakarta Pusat," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (9/12).

Beberapa petugas dibantu pasukan oranye dari Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan Senen segera membongkar barang-barang pedagang yang tersembunyi di sekitar trotoar Senen. Petugas satpol PP beserta mobil- mobil dan truk pengangkut untuk penataan tetap disiagakan di sepanjang Jalan Senen Raya.

Operasi penataan trotoar Senen dari para PKL yang berjualan baju itu dilakukan berbarengan dengan pembangunan Terowongan Senen yang sudah dimulai sejak awal 2019.

Dalam operasi penjagaan trotoar Senen agar steril dari PKL diturunkan 600 personel Satpol PP. Jumlah tersebut berasal dari petugas Satpol PP gabungan di empat wilayah Jakarta lainnya.

1 dari 1 halaman

Tempat Relokasi PKL

Pemkot Jakarta Pusat memastikan tempat untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) Senen sudah siap ditempati oleh para pedagang yang sudah mendaftar di Kelurahan Senen.

"Ya kemarin kita sudah survei. Hari ini dari PD Pasar Jaya sudah menyiapkan itu di lantai 4 (Pasar Metro Atom Pasar Baru) karena kemarin sebagian besar pedagang baju bekas sudah ada di situ," kata Camat Senen Ronny Japriko.

Tempat relokasi yang dijanjikan Pemerintah Kota Jakarta Pusat kepada para PKL baju bekas Senen dulunya merupakan tempat hiburan biliar yang saat ini sudah ditutup.

Ronny mengatakan pada pekan lalu saat ia melakukan tinjauan lokasi untuk relokasi PKL Senen tempat itu masih terlihat ditutup, namun ia memastikan kepada PD Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Metro Atom bahwa lapak bagi pedagang sudah tersedia.

"Pasar Metro Atom kan dikasih gratis 6 bulan. Kita upayakan saya sudah survei di lantai 4, ada AC lagi. Dari segi ekonomi bagus tidak mati. Kemarin alasannya mati, gimana tapi ini kita fasilitasi yang sesuai, banyak yang jual baju bekas juga di sana. Harusnya nyaman dong," ujarnya. (mdk/fik)

Baca juga:
'Starling', Kopi Keliling untuk Buruh Pelabuhan Sunda Kelapa
Ini Pasar Baru Metro Atom, Tempat Relokasi PKL Pasar Senen
Tertibkan PKL, Pemkot Bogor akan Ubah Taman Topi Menjadi Alun-alun
Berkah PKL Raup Untung di Tengah Aksi Reuni 212
Beraktivitas di CFD Tanpa Berebut Jalan dengan PKL
Petugas Kesehatan DKI Periksa Bahan Makanan PKL

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.