Sebut Monas Cagar Budaya, Megawati Bilang 'Kenapa Bikin Formula E di Situ?'

Sebut Monas Cagar Budaya, Megawati Bilang 'Kenapa Bikin Formula E di Situ?'
Megawati pidato di kantor DPP PDIP. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra
JAKARTA | 19 Februari 2020 16:47 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) angkat bicara soal formula E yang bakal diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat. Mega kesal Monas dirombak. Sebab kawasan itu adalah cagar budaya.

"Monas itu di dalam keputusan peraturan itu adalah cagar budaya, tapi jangan pula saya dibentur-benturkan sama Pak Anies (Baswedan), tapi saya hanya ngomong Monas itu adalah sudah pasti peraturannya cagar budaya," kata dia saat pidato di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/2).

Menurut Mega, kawasan cagar budaya tidak boleh dipergunakan untuk apapun juga. Dia mencontohkan rumahnya di kawasan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

"Apa artinya, tidak boleh dipergunakan untuk apa pun juga, rumah saya TU (Teuku Umar) itu masuk dalam Cagar Budaya DKI, itu saya kalau betulin, mesti minta izin, karena ada hal-hal yang tidak ada di dalam arsitektur rumah yang lain. Ini kayaknya heran deh, kenapa ya, aneh buat saya," tuturnya.

"Kalau mau kompetisi nanti, tapi kalau di dalam peraturan, yang memang ada aturannya jangan coba langgar," tambah Mega.

Megawati kemudian teringat sang ayah, Presiden pertama RI Soekarno yang susah payah memperjuangkan Monas di DKI Jakarta. Dia heran mengapa gelaran formula e harus dilaksanakan di Monas.

"Nah Gubernur DKI ini tahu apa tidak, kenapa sih bikin formula e itu harus di situ? Kenapa sih enggak di tempat lain, kan peraturan itu ya peraturan, kalian juga mesti tahu jangan melanggar aturan," ujar Megawati.

Baca Selanjutnya: Pelaksanaan Formula E di kawasan...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami