Selama PPKM, PD Pasar Jaya Diminta Tiadakan Iuran Bulanan Pedagang Tanah Abang

Selama PPKM, PD Pasar Jaya Diminta Tiadakan Iuran Bulanan Pedagang Tanah Abang
Masuk Tanah Abang Tunjukan Kartu Vaksin. ©2021 Liputan6.com/Johan Oktavianus
JAKARTA | 30 Juli 2021 14:09 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri meminta PD Pasar Jaya meniadakan iuran bulanan bagi pedagang Tanah Abang. Mengingat beratnya beban pedagang. Lantaran tidak bisa menjalankan usaha di masa pandemi dan kebijakan pembatasan mobilitas.

"Kami sedang meminta kepada PD Pasar Jaya untuk meniadakan (iuran bulanan)," katanya di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (30/7).

Dalam komunikasi yang dilakukan dengan PD Pasar Jaya, IKAPPI meminta agar iuran bulanan ditiadakan selama pelaksanaan pembatasan mobilitas. Sebab pedagang pun tidak menjalankan bisnis.

"Kami minta ditiadakan. Iuran ditiadakan untuk sementara PPKM berjalan. Pedagang tidak jalan iuran ditiadakan," tegas dia.

Menurutnya, iuran bulanan membuat para pedagang kian terhimpit. Di satu sisi mereka harus tetap membayar iuran. Tapi di sisi lain, mereka tidak mendapatkan pemasukan.

"Sangat terdampak. Karena orang yang ke sini saja itu berat. Untuk jalan ke sini saja berat dan di sini tidak ada pembeli," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Pedagang Sesalkan Kewajiban Kartu Vaksin di Pasar Tanah Abang
Pertimbangan Pasar Jaya Wajibkan Bawa Kartu Vaksin Saat ke Pasar Tanah Abang
Satgas Covid-19 Tegaskan Pasar Tanah Abang Boleh Beroperasi Saat PPKM Level 4
Masuk Pasar Tanah Abang Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19
Epidemiolog Sebut Pasar Tanah Abang Jangan Asal Dibuka

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami