Selama PSBB Jakarta, Ojek Dilarang Bawa Penumpang

Selama PSBB Jakarta, Ojek Dilarang Bawa Penumpang
JAKARTA | 9 April 2020 23:10 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wilayah DKI Jakarta akan mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat (10/4). Gubernur DKI Jakarta sudah mengeluarkan peraturan Gubernur yang mengatur teknis pelaksanaan PSBB. Salah satunya pengaturan moda transportasi.

Salah satu yang kemarin masih menjadi perdebatan adalah operasional ojek. Baik ojek pangkalan maupun ojek berbasis aplikasi atau ojek online. Anies menegaskan, Peraturan Gubernur mengenai PSBB menyebutkan bahwa ojek hanya untuk angkutan barang dan jasa. Dengan kata lain, ojek dilarang mengangkut penumpang.

"Kita mengatur ojek sesuai dengan pedoman pada permenkes 9/2020 yaitu layanan ekspedisi barang. Batasannya hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk mengangkut penumpang. Ojek boleh antar barang tapi tidak boleh antar orang," tegas Anies di Balaikota, Kamis (9/4).

Mengenai operasional ojek sempat ada kajian memperbolehkan mengangkut penumpang. Namun setelah ada pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, maka ditetapkan mengacu pada Permenkes. Yaitu, ojek hanya sebatas sebagai jasa pengantaran.

"Kemarin sempat disampaikan bahwa ojol kita akan fasilitasi bisa mengantar orang dan barang. Tapi kemarin dalam pembicaraan dengan Kemenhub, karena belum ada perubahan di Permenkes maka Pergub harus sejalan dengan rujukan permenkes," tegasnya.

Anies menambahkan, penggunaan kendaraan roda dua tetap diizinkan untuk kegiatan yang memang diperbolehkan tetap beraktivitas. "Sekali lagi hanya dibolehkan angkutan untuk memenuhi kebutuhan pokok atau memang bekerja di sektor yang diizinkan."

Sementara itu, untuk moda transportasi tetap dilakukan pembatasan sementara. Transportasi umum dibatasi kapasitasnya 50 persen. Tidak hanya itu, jam operasionalnya juga dibatasi. Sedangkan untuk kendaraan pribadi, tetap diizinkan digunakan. Namun dengan persyaratan, hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. (mdk/noe)

Baca juga:
Selama PSBB, Masyarakat Miskin Jakarta Terima Bantuan Setiap Pekan
Rumah Makan Boleh Buka Selama PSBB Tapi Dilarang Disantap di Tempat
Langgar PSBB, Warga Jakarta Terancam Sanksi Pidana Hingga Denda Rp 100 Juta
Catat, Ini Jadwal Pembagian Bansos di DKI Jakarta
Patuhi Aturan PSBB, Daihatsu Hentikan Sementara Produksi dan Bengkel Mobil
Kakorlantas Tegaskan Tak Ada Pemblokiran Jalan untuk Distribusi Logistik selama PSBB

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami