Selama PSBB, KRL Hanya Membolehkan 60 Penumpang Pergerbong

Selama PSBB, KRL Hanya Membolehkan 60 Penumpang Pergerbong
JAKARTA | 10 April 2020 09:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta resmi berlaku hari ini, Jumat (10/4). Kereta Commuter Indonesia sebagai layanan transportasi umum menjadi salah satu yang terdampak kebijakan pencegah penyebaran Covid-19.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, jam operasional moda transportasi KRL dipersingkat, mulai pukul 6.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Hal ini berlaku mulai hari ini hingga 23 April 2020 mendatang.

Lebih dari itu rute operasional KRL juga mengalami sejumlah perubahan. Selain itu terjadi pengurangan kapasitas penumpang untuk tiap gerbong KRL. Berikut informasi lengkapnya seperti dikutip dari situs resmi Kereta Commuter Indonesia:

1. Pengurangan Jumlah Penumpang Maksimalkan Physical Distancing

Sejalan dengan aturan PSBB, kebijakan physical distancing diterapkan secara maksimal untuk moda transportasi Kereta Commuter Indonesia dengan satu gerbong kereta hanya boleh diisi 60 orang saja.

1 dari 1 halaman

2. Pengurangan Operasional Perjalanan KRL

Kereta Commuter Indonesia resmi mengikuti aturan PSBB diterapkan di DKI Jakarta. Imbasnya operasional kereta berkurang, sejalan dengan jam operasional yang dipangkas, mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Hal ini berlaku selama PSBB hingga 23 April 2020.

3. Wajib Bermasker

PT Kereta Commuter Indonesia mewajibkan kepada semua pelanggan untuk mengenakan masker dan aturan ini sesuai dengan aturan yang diterapkan pemerintah pusat selama pandemi virus corona. Ini dianjurkan kepada pelanggan untuk lebih baik berada di ruang terbuka daripada berderet dan berdesakan di halte dan atau bus.

4. Rute Operasional.

Seiring dengan pemangkasan jam operasional maka berdampak pada jadwal operasional Kereta Commuter Indonesia. Terkait hal itu berikut rute beroperasinya sesuai data yang diunduh via situs resmi PT KCI.

1. Bogor-Jakarta Kota-Jatinegara;
2. Jakarta Kota-Jatinegara-Bogor;
3. Jakarta Kota-Bekasi/Cikarang;
4. Bekasi-Jakarta Kota;
5. Tangerang-Duri;
6. Duri-Tangerang;
7. Tanah Abang-Serpong-Parung Panjang-Rangkas Bitung;
8. Rangkas Bitung- Parung Panjang-Serpong-Tanah Abang;
9. Jakarta Kota-Tanjung Priok;
10. Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
5 Larangan Bagi Warga Jakarta Selama PSBB
10 Sektor Usaha Tak Terdampak Kebijakan PSBB Jakarta
Selama PSBB, Cek Rute TransJakarta dan Aturannya
Anies pada Warga Jakarta untuk Hadapi Corona: Dari Soal Keris Hingga Ketangguhan
Ujian Untuk Warga Jakarta, PSBB Bukan Penderitaan
Anies Terbitkan Pergub, PSBB Jakarta Mulai Berlaku

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami