Selesai Mei 2021, Ini Desain Tugu Sepeda DKI dengan Anggaran Rp800 juta

Selesai Mei 2021, Ini Desain Tugu Sepeda DKI dengan Anggaran Rp800 juta
Pembangunan Tugu Sepeda di Ibu Kota. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
JAKARTA | 10 April 2021 19:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan pembangunan jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat dapat selesai pada Mei 2021. Awalnya, pembangunan tersebut ditargetkan pada akhir Maret 2021.

"Memang target kami untuk keseluruhan jalur sepeda ini akan diselesaikan pada bulan Mei," kata Syafrin saat dikonfirmasi, Sabtu (10/4/2021).

Lanjut dia, pembangunan itu meliputi jalur hingga tugu sepeda. Saat ini jalur sepeda permanen tersebut memiliki panjang 11,2 kilometer dengan lebar 2 meter.

Rencananya Tugu Sepeda atau yang disebut bicycle artwork akan dirancang bentuk lingkaran atau bundar. Bentuk dasar tersebut mengambil dasar bentuk roda sepeda, yang melambangkan pergerakan yang dinamis.

Lalu, bentuk dasar bundar tersebut dibagi menjadi beberapa ukuran yang berbeda, dan pada pusatnya terletak ukuran yang paling besar.

"Lingkaran dengan ukuran terbesar tersebut akan dicetak bentuk cakram, suatu komponen sepeda yang memiliki hirarki tertinggi, pusat rotasi dan merupakan penggerak utama dari sepeda tersebut," ucapnya.

Sedangkan pada cakram tersebut akan dicetak pula landmark sebagai simbol kebanggaan Kota Jakarta.

Lalu, pada area sisanya akan dicetak infografis yang bersifat edukatif mengenai sepeda.

"Seperti dampak positif berspeda, sejarah bentuk sepeda, ataupun nama-nama perangkat yang menyusun suatu sepeda," papar dia.

Kemudian untuk sisi dalam akan menghadap ke arah pedestrian atau area bagi pejalan kaki. Bahan yang digunakan yaitu material reflektif stainless steel.

"Material reflektif yang digunakan juga memberikan kesan statis-dinamis. Statis ketika tidak ada interaksi apapun, tetapi ketika pejalan kaki atau pesepeda melewati area itu akan terpantul, sehingga bersifat interaktif dan menjadi dinamis," jelas Syafrin.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara mengenai kritikan anggaran pembangunan tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat yang mencapai Rp 800 juta.

Dia menyebut anggaran tersebut sudah melalui kajian dan penelitian oleh konsultan.

"Tentu semua mengenai harga ada standar yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Jadi, nanti silakan ditanya konsultan kenapa biaya Rp 800 juta tentu yang namanya kita harus menghargai para seniman, senirupa," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Lanjut dia, anggaran itu tidak berasal dari APBD DKI Jakarta 2021. Namun dari pihak lain atau swasta. (mdk/ded)

Baca juga:
Anies Berharap Aplikasi Sistem Informasi Layanan Elektronik Digunakan Seluruh Bapas
Anies Baswedan: Jika Pemerintah Gagal Rawat Demokrasi, Rakyat Tidak Tenang
Selama Ramadan, Rumah Makan Bisa Tutup Lebih Malam dan Buka Cepat untuk Sahur
Anies Tak Masalah Warga Buka Puasa di Restoran Asal Tetap Patuhi Prokes
Anies: Ada 3 Unsur Penyebab Korupsi yaitu Kebutuhan, Keserakahan dan Sistem

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami