Seminggu jelang Ramadan, tempat hiburan dilarang beroperasi

Seminggu jelang Ramadan, tempat hiburan dilarang beroperasi
disco dugem. Gregor Kervina / Shutterstock.com
JAKARTA | 23 Mei 2016 19:23 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Demi memberikan kenyamanan dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memerintahkan seluruh tempat hiburan malam untuk tutup. Untuk memastikan penutupan tersebut, Pemprov akan mengirimkan surat edaran ke sejumlah tempat hiburan di Jakarta.

"Saya minta, seminggu sebelum puasa tempat hiburan harus tutup," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menerima BNNP DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/5).

Dia menjelaskan, penutupan ini sambung bertujuan membuat umat muslim‎ lebih khusuk menjalankan ibadah puasanya seminggu pertama. Selain itu, politikus PDI Perjuangan ini juga berharap kebijakan tersebut bisa meminimalisir tempat transaksi narkoba.

"‎Kayak di Parangon. Terus kayak di newton. Makanya ini harus dicegah. Tutup dulu sementara," tutup Djarot. (mdk/tyo)

ISIS umumkan serangan ke Eropa dan AS selama Ramadan

Jelang Ramadan, Fahmi terbang dari Medan buat ziarah ke makam Uje

Pengalaman religi Inggrid Kansil di bulan ramadan

Dua minggu jelang puasa, harga bawang putih dan kentang naik

10 tahun main di 'Para Pencari Tuhan', ini kata Agus Kuncoro

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami