Sempat Banjir 5 Meter, Permukaan Air di Underpass Kemayoran Mulai Surut

JAKARTA | 25 Januari 2020 14:55 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Ruas Jalan Underpass Gandhi Kemayoran, Jakarta Pusat, masih belum bisa dilalui. Hal itu disebabkan banjir yang menenggelamkan seluruh underpass tersebut.

Ristu, petugas Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat mengatakan, bahwa air sudah mulai menggenangi underpass sejak Jumat (24/1) malam. Hingga Sabtu (25/1) pagi, volume air terus meninggi hingga melumpuhkan akses jalan underpass tersebut.

"Sejak kemarin. Ketinggiannya sih kurang lebih 5 meteran, tapi ini sudah mulai berkurang sih," kata Ristu saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (25/1).

Ristu mengatakan, untuk menguras air yang memenuhi underpass bisa memakan waktu satu hingga dua hari. Tergantung dengan curah hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Pusat.

Menurut Ristu, ruas Underpass Kemayoran langganan banjir jika curah hujan tinggi.

"Ini udah langganan banjir, tapi tergantung curah hujan. Kalau curah hujan tinggi dia selalu kayak gini," tukasnya.

Mobil Damkar Dikerahkan Sedot Banjir

Berdasarkan pantauan merdeka.com, ketinggian air berangsur surut. Hal itu terlihat dari bekas sampah air yang menempel di tiang underpass.

Sementara itu, proses penyedotan terus dilakukan. Dari Dinas SDA Jakarta Pusat mengerahkan satu unit alat pompa dengan kapasitas 250 hingga 300 liter air.

Satu unit mobil pemadam kebakaran juga terlihat melakukan penyedotan. Air yang disedot kemudian dialirkan ke saluran air di atasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
78 Lokasi di Jakarta Tergenang Akibat Hujan, Ada yang Sedalam 2,5 Meter
Banjir di Pintu Barat Monas Diduga Akibat Saluran Air Tersumbat Tanah
PLN Padamkan 15 Gardu Distribusi Wilayah Terendam Banjir
Hujan Sejak Pagi, Ketinggian di Pintu Air Manggarai Mencapai 160 sentimeter
Banjir Genangi Jalan Medan Merdeka Timur
Pengendara Terjang Banjir Setinggi 30 Cm di Jalan Sukarjo Wiryopranoto
Gubernur BI Prediksi Inflasi Januari 0,42 Persen, Disumbang Cabai dan Bawang

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.