Sempat Dirusak saat Banjir, Pompa Air Bulak Cabe Cilincing Kembali Beroperasi

Sempat Dirusak saat Banjir, Pompa Air Bulak Cabe Cilincing Kembali Beroperasi
JAKARTA | 26 Februari 2020 16:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Cilincing, Jakarta Utara merupakan salah satu lokasi yang terdampak banjir pada Selasa (25/2). Pimpinan proyek pompa Bulak Cabe, Guntur Gultom mengaku menyesalkan adanya sikap warga sekitar yang menuding pompa tersebut sebagai penyebab banjir di Cilincing.

Dia menjelaskan rumah pompa Bulak Cabe berkapasitas 7250 l/detik dan dalam satu jam pompa air mampu memindahkan air 26.000 m3. Pompa Bulak Cabe pun saat ini dipastikan beroperasi.

"Namun air yang datangekstrem jumlahnya, sehingga dibutuhkan waktu untuk mengeringkannya," kata Guntur saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/2).

Selian itu, dia menyebut pompa yang ada beroperasi selama 24 jam. Guntur juga menyebut perusakan pompa bukan bentuk solusi agar banjir cepat surut dan ditangani.

"Tetapi akan menambah masalah bagi masyarakat itu sendiri dengan semakin lamanya pemukiman mereka tergenang, akibat pengerusakan fasilitas penanggulangan banjir Pompa Bulak Cabe," ucapnya.

Reporter: Ika Defianti (mdk/ray)

Baca juga:
Anies Absen Rapat di DPR, Gerindra Kenang Bahas Banjir dengan Jokowi
Rumah Roy Marten Jadi Langganan Banjir: Tetap Bersyukur
Anies Hingga Ridwan Kamil Tak Hadir, DPR Tunda Bahas Penanganan Banjir
Viral Video Bayi Naik 'Perahu' Penggorengan di Tengah Banjir, Gayanya Santuy
Puji Anies Baswedan, Anggota DPRD Jabar Kritik Ridwan Kamil Tak Ada Saat Banjir

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami