Seniman Tolak Rencana Jakpro Bangun Hotel di Taman Ismail Marzuki

JAKARTA | 25 November 2019 17:06 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Seniman Arie F Batubara mengatakan, para seniman menolak adanya pembangunan hotel dalam revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Alasannya karena rencana tersebut tidak sesuai dengan citra kawasan pusat kesenian Jakarta itu.

"Kami bukannya menolak revitalisasi TIM, yang kami tolak pembangunan hotelnya. Itu kan tidak sesuai dengan citra TIM sebagai art center," kata Arie saat dihubungi oleh wartawan, Senin (25/11).

Menurutnya, dengan adanya hotel yang direncanakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) maka lambat laun akan mengubah fungsi TIM. Dari yang awalnya sebagai kawasan untuk mengekspresikan seni menjadi komersil untuk meraup keuntungan.

Lebih lanjut, dalam desain yang dimenangkan oleh arsitek Andra Matin pada 2007 tidak terdapat gagasan untuk membangun hotel dalam revitalisasi TIM sebagai pusat kesenian di Ibu Kota.

"Pada lomba desain untuk revitalisasi TIM tahun 2007 yang dimenangkan Andra Matin, dalam masterplan revitalisasi TIM tidak ada yang namanya pembangunan hotel," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Arie juga mengatakan pihaknya sering berdiskusi dengan Jakpro dan menanyakan apakah ada jaminan jika fasilitas hotel yang dibangun nantinya dapat menguntungkan para seniman. Namun Jakpro tidak dapat menjanjikan hal tersebut kepada para seniman yang diajak berdiskusi itu.

Untuk diketahui sebelumnya, pada Sabtu (9/11) dalam sebuah diskusi bertajuk "PKJ-TIM mau Dibawa Kemana?", terjadi adu mulut yang panas antara seniman- seniman yang aktif di TIM dengan Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta yang videonya beredar di media sosial facebook.

Dalam video tersebut, Deputi Gubernur yang bernama Dadang Solihin terlihat mengeluarkan nada tinggi untuk menghentikan para seniman yang menolak pembangunan hotel yang dikerjakan Jakpro dalam revitalisasi TIM. (mdk/fik)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.