Setelah PSBB Selesai, Polisi Pertimbangkan Kembali Penerapan Ganjil Genap atau Tidak

Setelah PSBB Selesai, Polisi Pertimbangkan Kembali Penerapan Ganjil Genap atau Tidak
JAKARTA | 2 Juni 2020 13:13 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta baru akan berakhir pada 4 Juni mendatang. Tetapi kendaraan warga terus meningkat dari sebelumnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menduga kondisi tersebut karena pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap belum kembali diberlakukan.

"Memang hari ini mulai ada peningkatan volume arus lalu lintas. Ganjil-Genap nanti berlaku setelah PSBB berakhir," kata Sambodo, Jakarta, Selasa (2/6).

Sementara itu, Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, belum bisa memastikan kapan aturan ganjil genap kembali diberlakukan meskipun PSBB wilayah Jakarta akan berakhir dua hari ke depan.

"Iya, jadi nanti setelah berakhir 4 Juni akan kami evaluasi dan koordinasi dengan rekan-rekan Dishub DKI, kami observasi lagi terakhir karena fakultatif nih kadang-kadang naik, kadang-kadang turun," ujar Fahri.

"Minggu kemarin dibanding Minggu kemarinnya lagi turun, tapi dibanding 2-3 Minggu lalu naik gitu. Jadi masih fakultatif dan kebutuhan apa nanti pakai gage apa enggak masih kita observasi," sambungnya.

Meski begitu, untuk mengurangi kemacetan kepolisian tak hanya menerapkan aturan ganjil-genap saja. Namun bisa juga dengan cara lain seperti melakukan rekayasa lalu lintas.

"Mengurai kemacetan tidak hanya menggunakan ganjil-genap, tapi bisa juga dengan management lain misalnya rekayasa, buka tutup, alih arus. Bagaimana pentingnya nanti kita liat tanggal 4 Juni," ungkapnya.

"Jadi, kalau butuhkan ganjil-genap apa enggak kita evaluasi dulu. Karena tidak serta merta ganjil-genap bisa diterapkan, karena volumenya butuh enggak, kalau volume enggak butuh ya kita enggak pakai gage," tambahnya.

Pada Senin (1/6) kemarin, lanjut Fahri, peningkatan kendaraan di dalam kota sebanyak empat persen. Namun, jumlah itu menurutnya tak terlalu signifikan.

"Kalau peningkatan sih kemarin kan masuk ke dalam Jakarta tidak terlalu banyak, sedangkan kalau peningkatan dalam kota naiknya enggak terlalu signifikan hanya sekitar 4 persen ini di dalam kota, sekitar 4 persen naiknya," tutupnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Jakarta Mulai Macet, Polisi Belum Ingin Terapkan Sistem Ganjil Genap
Ganjil-Genap Tak Berlaku Saat PSBB di Jakarta, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup
Sejalan PSBB, Peniadaan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 4 Juni 2020
Ganjil Genap Dihapus hingga 23 April 2020
Polda Metro Perpanjang Hapus Ganjil Genap Hingga 22 Mei
Bebas Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 19 April 2020

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5