Siswa SDN 01 Gandaria Selatan Wujudkan Sekolah Ramah Bersepeda

JAKARTA | 20 November 2019 13:08 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia mengadakan kegiatan 'Sekolah Ramah Bersepeda'. Kegiatan dilakukan di SDN 01 Gandaria Selatan, Jakarta Selatan.

"Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi bagi para siswa dan siswi pesepeda yang telah bersepeda secara rutin ke sekolah. Pemilihan SDN 01 Gandaria Selatan dilatarbelakangi oleh inisiatif pihak sekolah yang melihat banyaknya jumlah siswa dan siswi pesepeda kemudian menyediakan sarana parkir sepeda," kata salah satu anggota ITDP Fani Rachmita di SDN 01 Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).

Ia menyebut, sudah ada 40 pelajar SDN 01 Gandaria Selatan yang menggunakan kendaraan tanpa mesin yakni sepeda untuk berangkat ke sekolah.

"Melalui pelbagai wawancara dan juga pengumpulan data, ITDP Indonesia kemudian mengidentifikasi 40 siswa dan siswi pesepeda di SDN 01 Gandaria Selatan yang mempunyai frekuensi 3-5 hari bersepeda ke sekolah. Bahkan lebih dari setengah siswa dan siswi ini yang setiap hari bersepeda ke sekolah," sebutnya.

1 dari 1 halaman

Lahan Parkir Penuh

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 01 Gandaria Selatan, Sulani mengaku, saat ini lahan parkir untuk sepeda di sekolahnya sudah mulai tidak cukup. Hal itu dikarenakan bertambahnya anak didiknya yang menggunakan sepeda saat menuju ke sekolah.

"Sebelumnya itu hanya 40 orang yang pakai sepeda, nah ini sekarang udah nambah lagi jadi ada sekitar 70 orang dalam waktu sebulan," ujar Sulani.

Mesku begitu, ia merasa bersyukur adanya tambahan sepeda dari pihak ITDP yang mencapai puluhan sepeda untuk anak-anak yang bersekolah di SDN 01 Gandaria Selatan.

"(Tambahan sepeda) dari ITDP ada 40 tambahan sepeda. Kalau bisa sih meningkat yang gunakan sepeda nanti. Karena saya berharap sepeda yang lama mereka dapat dihibahin ke teman yang belum punya sepeda," ujarnya.

Ia menyebut, para pelajar yang menggunakan sepeda ini mayoritas siswa yang duduk di kelas 3 hingga kelas 6. Namun, bukan berarti siswa lainnya tak naik sepeda.

"Ada siswa kelas 1 juga yang naik sepeda. Dia barengan atau konvoi sama kakaknya," sebutnya.

Selama murid-murid menggunakan sepeda saat bersekolah. Ia mengaku, belum pernah ada muridnya yang mengalami kecelakaan sampai fatal atau mengalami luka berat.

"Selama saya di sini (SDN 01 Gandaria Selatan), belum pernah sih dengar sampai luka berat. Kalau sekedar jatuh biasa terus sampai lecet mah biasa, cuma kalau untuk luka berat enggak ada," ungkapnya.

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT