Soal Ruas Tol untuk Sepeda, DPRD DKI Minta Pastikan Keamanan untuk Keselamatan Warga

Soal Ruas Tol untuk Sepeda, DPRD DKI Minta Pastikan Keamanan untuk Keselamatan Warga
JAKARTA | 26 Agustus 2020 20:07 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengajukan permohonan pada Kementerian PUPR untuk memakai satu ruas jalan tol dalam kota (Cawang-Tanjung Priok) setiap Minggu pagi. Ruas tersebut akan dipakai untuk pesepeda.

Menangapi usulan pemprov, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memastikan keamanan jalur Tol Cawang-Tanjung Priok bila satu ruasnya dimanfaatkan untuk pesepeda.

"Ya karena ini baru bersifat permohonan, dan permohonan itu hak gubernur dan bisa dieksekusi bila diizinkan oleh Menteri PUPR. Sebelum dieksekusi kami akan memastikan keamanannya, apabila syarat-syarat keamanan tidak terpenuhi, kami akan memberikan rekomendasi untuk membatalkannya demi keselamatan warga," kata Aziz, Rabu (26/8).

Menurutnya apa yang dimohonkan oleh Pemprov DKI Jakarta tidak salah. Apalagi bila mengingat jumlah pesepeda di Jakarta meningkat signifikan selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Informasi yang dia peroleh dari Dinas Perhubungan, jalur itu hanya dikhususkan untuk sepeda balap. Menurutnya, jika hal itu benar memang sebaiknya sepeda balap lebih aman di jalur khusus ketimbang di jalan yang sama dengan kendaraan lainnya.

"Sebelumnya saya sudah klarifikasi ke Dinas Perhubungan tentang hal ini untuk pengguna road/street bike atau sepeda balap. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kecepatan sepeda balap ini bisa melaju sampai 60 km per jam, dan sangat riskan bila digabung dalam 1 lokasi dengan pengguna sepeda standar," ucapnya.

Lagi pula, imbuh Aziz, jalur khusus sepeda di jalur Cawang-Tanjung Priok hanya berlaku pada Minggu dari pukul 06.00-09.00 WIB saja. Di jam itu, ia menilai mobil di jalur tol Cawang-Tanjung Priok cenderung sepi.

"Saya kira pada jam 6 sampai 9 pagi di hari minggu kepadatan cukup lenggang, dan selama dijaga personel-personel dari Dishub dan aparat saya kira cukup aman seperti juga dilakukan sebelumnya setiap hari kerja contra flow di tol dalam kota," terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membenarkan adanya permintaan satu jalur untuk sepeda di tol Cawang-Tanjung Priok. Salah satu alasannya setelah melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam bersepeda.

"Pengguna sepeda di kawasan jalur sepeda sementara di Sudirman sampai Merdeka Barat sangat tinggi. Dan oleh sebab itu, kami dari Pak Gubernur mengusulkan kepada Pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol," kata Syafrin di Balai Kota.

Menurut Syafrin, jalur ini hanya dikhususkan untuk para pengguna sepeda road bike atau sepeda balap saja. Jalur yang diajukan yakni mulai di Kebon Nanas, Jakarta Timur sampai arah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Jadi menyiapkan satu jalur sendiri sebagai jalur sepeda sementara untuk road bike," ucapnya.

Kendati begitu, Syafrin menyatakan Pemprov DKI Jakarta masih menunggu keputusan dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

"Tapi ini masih dalam pembahasan ya, kita masih menunggu persetujuan dari Pak Menteri," jelasnya.

Sebelumnya beredar surat permohonan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memanfaatkan ruas jalan tol lingkar dalam bagi pesepeda.

Dalam surat yang diajukan pada 11 Agustus 2020 tersebut tertuliskan adanya peningkatan jumlah pesepeda pada minggu ketujuh atau dari tanggal 20 sampai 26 Juli 2020 sebanyak 82.380.

"Berkenaan dengan hal tersebut, mohon kiranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat memberikan izin pemanfaatan 1 ruas jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok) sisi Barat sebagal lintasan road bike guna mengakomodir pengguna sepeda pada setiap hari Minggu pukul 06.00-09.00," kata Anies dalam surat tersebut. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami