Tahun 2021, Warga DKI Laporkan SPPT PBB-P2 Secara Online

Tahun 2021, Warga DKI Laporkan SPPT PBB-P2 Secara Online
Penyampaian SPPT PBB-P2 DKI tahun 2021 dilaksanakan secara elektronik. ANTARA
JAKARTA | 6 Juni 2021 09:02 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Berbeda dari tahun sebelumnya, pada 2021 warga DKI Jakarta harus melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) secara elektronik.

Plt. Kepala Bapenda DKI Jakarta Sri Haryati menyatakan hadirnya SPPT PBB-P2 dalam bentuk elektronik mulai tahun 2021 ini berbeda dengan tahun sebelumnya di mana penyampaian SPPT PBB-P2 masih disampaikan secara manual dalam bentuk cetakan kertas melalui kantor Kelurahan dan RT/RW setempat.

"Pemprov DKI senantiasa mengimbau kepada wajib pajak untuk mendaftarkan e-SPPT PBB-P2 supaya bisa disampaikan secara elektronik. Kebijakan ini diharapkan bisa memberi kemudahan kepada para wajib pajak dalam mengakses dokumen pajak, sekaligus menjadi langkah awal yang strategis untuk melaksanakan digitalisasi pajak daerah," kata Sri Haryati, seperti dikutip Antara, Minggu (6/6).

Kebijakan penyampaian SPPT PBB-P2 secara elektronik tersebut, kata Sri, sebagai implementasi dari Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah, Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Yang Pajaknya Ditetapkan Oleh Gubernur.

Sri menjelaskan, untuk mendapatkan e-SPPT PBB-P2 Tahun 2021, masyarakat terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran secara daring.

Pendaftaran e-SPPT PBB-P2 bisa diakses secara mandiri oleh wajib pajak pada website https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt atau pun pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh melalui Playstore atau Appstore pada "smartphone" masing-masing Wajib Pajak.

Informasi lengkap mengenai tutorial dan pendaftaran e-SPPT DKI Jakarta bisa diperoleh di website resmi Bapenda DKI Jakarta di tautan: https://bapenda.jakarta.go.id/#. Sedangkan untuk pendaftaran e-SPPT PBB melalui aplikasi JAKI, informasinya bisa diperoleh di tautan: https://jaki.jakarta.go.id/.

Kemudian, setelah wajib pajak berhasil mendaftar e-SPPT, wajib pajak akan mendapatkan pemberitahuan melalui email terdaftar yang berisikan dokumen SPPT PBB-P2 elektronik tahun berjalan yang dapat diakses melalui komputer (PC) atau perangkat bergerak (mobile devices) seperti ponsel pintar (smartphone) ataupun tablet.

Dokumen SPPT PBB-P2 yang dikirimkan merupakan dokumen valid karena telah dilengkapi QR Code dan penanda digital untuk verifikasi keasliannya.

Bagi wajib pajak yang memerlukan data SPPT PBB-P2 tahun sebelumnya seperti data tagihan dan data pembayaran PBB-P2 wilayah DKI Jakarta bisa mengakses tautan: https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt/informasi_sppt yang selanjutnya bisa dicetak secara mandiri oleh wajib pajak apabila diperlukan.

Apabila terdapat kendala dalam proses pendaftaran e-SPPT PBB-P2 ini, termasuk apabila terdapat kebutuhan perbaikan atau perubahan atas data-data yang tercantum dalam SPPT PBB-P2, masyarakat dapat menghubungi call center Bapenda DKI Jakarta di nomor 1500-177 atau email callcenter.pajakdki@jakarta.go.id, serta dapat menghubungi Kantor Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Daerah (UPPPD) setempat. (mdk/rhm)

Baca juga:
Tantangan Reformasi Perpajakan Dalam dan Luar Negeri Saat Pandemi
Kenaikan PPh 35 Persen untuk Orang Pribadi Masih Dalam Pembahasan
Pemerintah Pastikan Perubahan Aturan Perpajakan 2022 Telah Dilakukan Kajian Mendalam
Selain Naik, Tarif PPN Sejumlah Barang Bisa Turun Tahun Depan
Kemenkeu Sebut Tax Amnesty Jilid II untuk Tingkatkan Kepatuhan Bayar Pajak
Pemerintah Blak-blakan Alasan Tax Ratio Indonesia Turun

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami