Tak akan Ditutup, Pedagang Foodstreet Pulau Reklamasi Diminta Urus Izin di PTSP

JAKARTA | 12 Februari 2019 20:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejumlah pedagang berjualan di area ruko Pantai Maju atau Pulau D reklamasi, Jakarta Utara. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, mengatakan pihaknya tidak akan langsung menutup foodstreet tersebut.

"Tidak (langsung ditutup) dong. Kita akan imbau mengurus izin," kata Yani di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, (12/2).

Dia menjelaskan, pihaknya akan memberikan peringatan pada pemilikfoodstreet untuk menyelesaikan perizinannya di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta.

"Nanti saya pastikan dulu apakah itu ada izinnya atau tidak. Yang jelas kebijakan gubernur saya akan amankan," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kawasan bisnis Food Street di Pulau D Reklamasi atau Pantai Maju Jakarta Utara tidak berizin, hal itu diketahui dari laporan anak buahnya.

"Menurut mereka tidak ada izin," kata Anies di kawasan Monas, Senin (11/2/2019).

Anies menyebut seharusnya keberadaan 'warung' di Pulau Reklamasi itu sudah ditertibkan petugas.

"Harusnya sudah ditertibkan," katanya.

Baca juga:
Anies Sebut Food Street di Pulau Reklamasi Tidak Berizin
Menikmati Kuliner di Food Street Pantai Maju
Teka-teki Pelepas Segel Pulau Reklamasi
Makan Malam di Pulau Reklamasi
Melihat Aktivitas di Pulau D Pasca Disegel Pemprov DKI
Sekda DKI soal Food Street di Pulau Reklamasi: Izinnya Sambil Berjalan
Anies Baswedan Ogah Kunjungi 'Food Street' di Pulau Reklamasi

(mdk/lia)