Tak Patuhi PSBB, Pusat Belanja Pakaian di Pasar Kopro Didenda

Tak Patuhi PSBB, Pusat Belanja Pakaian di Pasar Kopro Didenda
JAKARTA | 22 Mei 2020 21:03 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat menjatuhkan sanksi denda kepada salah satu pusat belanja pakaian yang terletak di Pasar Kopro atau disebut Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan. Pusat belanja tersebut nekat beroperasi dan tak mematuhi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena bukan termasuk dalam sektor pengecualian.

"Kamis (21/5) lalu, 'departement store' itu dirazia anggota saya. Pengelola diminta tutup toko dan dikenakan denda administrasi Rp5 juta," ujar Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat di Jakarta, Jumat.

Penindakan tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Sanksi Pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para pembeli yang ingin membeli baju lebaran diminta untuk segera meninggalkan pusat belanja tersebut.

Tamo mengatakan, pengelola pusat belanja pakaian tersebut telah membayarkan denda pelanggaran PSBB tersebut. Selain itu, pihaknya telah menindak sebuah pasar swalayan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, karena tidak mengindahkan kebijakan menjaga jarak dan protokol kesehatan COVID-19.

"Seperti yang di Pasar Kopro. Departement store di Cengkareng juga kami paksa tutup dan kenakan denda Rp5 juta," ujar Tamo. (mdk/eko)

Baca juga:
Warga Padati Pasar Minggu Berburu Ragam Keperluan Sambut Lebaran
Dinas Penanaman Modal DKI Terbitkan 397 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
Anies: Tidak Ada Zona Merah Kuning Hijau di Wilayah Jabodetabek, Semua Sama
Anies: Kasus Covid-19 di Jakarta Membaik Tapi Risiko Gelombang Kedua Juga Tinggi
Pasar Kebayoran Lama Ramai, Polisi Klaim Sudah Menindak
Tindak Pelanggar PSBB, Satpol PP DKI Kumpulkan Pembayaran Denda Rp 350 Juta

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami