Taufik: Ibu Mega Tidak Menolak, tapi Mempertanyakan Formula E

Taufik: Ibu Mega Tidak Menolak, tapi Mempertanyakan Formula E
JAKARTA | 22 Februari 2020 08:31 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik meminta pihak penyelenggara Formula E menjawab pertanyaan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Di mana Megawati mempertanyakan mengenai lokasi balap mobil tersebut.

Sebelumnya, Mega kesal Monas dirombak untuk Formula E. Sebab kawasan itu adalah cagar budaya. Menurutnya, kawasan cagar budaya tidak boleh dipergunakan untuk apapun juga.

"Gini lo, kan Ibu Mega tidak menolak, bukan protes tapi mempertanyakan. Nah kalau orang bertanya maka harus dijawab, mengapa dipilih Monas, begitu," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (21/2).

Yang harus menjawab alasan tersebut adalah panitia penyelenggara Formula E yakni Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Ya panitianya lah yang jawab, masa panitia diam saja," tambah politikus Gerindra itu.

1 dari 1 halaman

Terkenal Dunia Akhirat

Sebelumnya, menyusul pernyataan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang mengkritisi penyelenggaraan Formula E di Monas, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menanggapi dengan menyebut perhelatan balap mobil listrik itu di Monas, agar Indonesia terkenal di dunia, bahkan akhirat.

"Saya gak tahu Bu Mega ngomong bagaimana. Alasannya (di Monas), kami ingin Indonesia dikenal di dunia dan akhirat. Ngapain tanggung-tanggung terkenal di dunia? Terkenal di dunia dan akhirat," kata Saefullah di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/2).

Adapun Megawati Soekarnoputri menyampaikan kritik atas penyelenggaraan Formula E di Monas pada 6 Juni 2020 dengan mempertanyakan pertimbangan Pemprov DKI Jakarta menggelar balap Formula E di Monas.

"Nah, Gubernur DKI ini tahu apa tidak, kenapa sih kalau mau bikin Formula E itu, kenapa sih harus di situ (di Monas)? Kenapa sih nggak di tempat lain? Kan begitu, peraturan itu ya peraturan, kalian juga mesti tahu jangan sampai melanggar peraturan," ujar Megawati di DPP PDIP Menteng, Jakarta, Rabu (19/2). (mdk/fik)

Baca juga:
Ikatan Arsitek: Monas Sakral, Jangan Paksakan Untuk Formula E
Sekda DKI Jawab Megawati soal Formula E di Monas: Biar Terkenal Dunia dan Akhirat
Dirjen Kebudayaan: TACB Nasional Tolak Formula E di Monas
Perkumpulan Ahli Arkeologi Desak Batalkan Formula E di Monas
Golkar DKI Lihat Sisi Positif Formula E Digelar di Monas
TSP Tak Rekomendasi Lokasi Formula E di Monas, DPRD DKI Jakarta Bingung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami