Tempat Hiburan dan Panti Pijat di Jakbar Langgar PSBB, 11 Wanita Diamankan

Tempat Hiburan dan Panti Pijat di Jakbar Langgar PSBB, 11 Wanita Diamankan
JAKARTA | 27 September 2020 10:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Petugas gabungan Kebon Jeruk Jakarta Barat menjaring 11 wanita yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada Sabtu (26/9/2020).

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, Kompol R Sigit Kumono menjelaskan, operasi yustisi yang digelar kemarin menyasar tempat hiburan dan panti pijat yang masih nekat buka di tengah pandemi Covid-19.

Sigit menerangkan, sejumlah tempat yang disisir Jalan Panjang Alteri, Jalan Pesing Raya, Jalan Pos Pengumen, Jalan Permata Hijau, Jalan Rawa Belong, Jalan Pasar Kemis, dan Jalan Arjuna Utara serta Selatan. Pihaknya mendapati ada 11 orang wanita yang diduga melanggar protokol kesehatan.

"Mereka kami amankan karena melanggar aturan PSBB," kata Sigit dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9/2020).

Sigit menyebut, 11 orang wanita dibawa ke kantor Kelurahan Kebon Jeruk ke kantor kelurahan setempat untuk didata lebih lanjut. Selanjutnya dirujuk ke Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat untuk dilakukan pembinaan.

Selain itu, Sigit mengatakan petugas gabungan juga memberikan sanksi kepada pemilik hiburan yang masih tidak mengindahkan kebijakan pemerintah tentang protokol kesehatan.

"Kami ini mereka semua sadar pentingnya mematuhi aturan PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19," tandas dia.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Ady Anugrahadi (mdk/ded)

Baca juga:
Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun Akibat PSBB Ketat
Penarikan Rem Darurat Diklaim DKI Tekan Penambahan Kasus Covid-19
Melatih Merpati Balap di Tengah Pandemi
208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara Karena Tak Patuh Protokol Kesehatan
613 Pengemudi Ojek Online di Jaksel Langgar PSBB, Terbanyak Karena Berkerumun

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami