Tenaga Medis Polri di Wisma Atlet: Dua Pekan Bertugas, Dua Pekan Isolasi

Tenaga Medis Polri di Wisma Atlet: Dua Pekan Bertugas, Dua Pekan Isolasi
JAKARTA | 10 April 2020 13:35 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Tenaga medis Polri turut merawat pasien terkait virus Corona atau Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta Pusat. Pada praktiknya, dua pekan bertugas, dua pekan melakukan isolasi mandiri.

"Pekan ini memasuki dua pekan operasional. Rencana pelaksanaan di sana (di RSD Wisma Atlet), dua pekan bertugas, dua pekan isolasi," kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Musyafak, Jumat (10/4) seperti diberitakan Antara.

Saat ini, terdapat 51 tenaga medis Polri yang bertugas di Wisma Atlet. Setelah dua pekan bertugas, para petugas medis ini akan menjalani masa isolasi di sebuah tower khusus petugas di Kompleks Wisma Atlet.

"Saat petugas gelombang pertama isolasi, kami kirim lagi petugas untuk membantu di sana," katanya.

51 Tenaga medis Polri ini, 50 persen berasal dari Mabes dan sisanya dari tim Dokkes Polda-polda yang ditugaskan secara bergilir.

Musyafak menambahkan, sebanyak 52 Rumah Sakit Bhayangkara di seluruh Indonesia dapat digunakan untuk menangani pasien Covid-19.

Dari 52 RS tersebut, ada sekitar 2.000 tempat tidur yang dipersiapkan untuk menangani pasien Covid-19.

"Ada 2.000 tempat tidur untuk penanganan kasus Covid-19. Itu sekitar 20 persen hingga 30 persen dari total tempat tidur seluruh RS Bhayangkara," kata Musyafak.

Musyafak mencontohkan di RS Polri Said Sukanto, Jakarta, terdapat satu tower dengan kapasitas 60 tempat tidur yang khusus digunakan untuk menangani kasus Covid-19. Penyediaan tower yang dikhususkan untuk kasus Covid-19 ini telah dimulai sejak pertengahan Maret 2020.

"Tujuannya, agar pasien-pasien dengan penyakit lain tidak tertular Covid-19 dari pasien Covid-19 di sana," katanya.

Sementara RS Bhayangkara Brimob, Depok, Jawa Barat juga diperuntukkan untuk menangani pasien Covid-19. RS yang memiliki kapasitas 150 tempat tidur ini mulai disulap menjadi RS Darurat sejak akhir Maret 2020.

"RS Brimob Kelapa Dua saat ini tidak menerima pasien berpenyakit selain Covid-19. Ini upaya Dokkes Polri untuk membantu Pemerintah," kata mantan Karumkit RS Polri ini. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Berkurang 11 Orang, Positif Bertambah 19
RSD Wisma Atlet Tambah Tower Atasi Corona, Diharapkan Tak Sampai Digunakan
Data 8 April: 527 Pasien Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran
6 Tempat Ini Dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19, dari Hotel hingga Mal
Pasien Virus Corona yang Dirawat Inap di Wisma Atlet Berkurang 9 Orang
Senin 6 April, Ada 524 Pasien Dirawat di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami