Terapkan Jaga Jarak, Anies Imbau Masyarakat Jakarta Berdayakan Ojek Online

Terapkan Jaga Jarak, Anies Imbau Masyarakat Jakarta Berdayakan Ojek Online
JAKARTA | 1 April 2020 08:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk menggunakan jasa ojek online sebagai kurir pengantar barang pesanan warga. Ini merupakan langkah demi memastikan masyarakat tetap di rumah untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pasar tradisional yang ada di bawah pengelolaan Pasar Jaya telah membuka juga layanan belanja jarak jauh dengan menyediakan sambungan telepon petugas dan pedagang yang bisa diakses masyarakat jika ingin bertransaksi.

"Jadi misalnya, yang terbiasa ke pasar, silakan anda datang ke website atau instagram Pasar Jaya. Di situ nanti ada pilihan-pilihan. Misalnya pilih Pasar Rumput, sesudah itu ada daftar pedagang-pedagang di Pasar Rumput dan nomor teleponnya, sehingga keluarga-keluarga di Jakarta tidak perlu pergi meninggalkan rumah, menelepon saja kepada pedagangnya, lalu membeli dan nanti akan dikirim menggunakan jasa pengantaran ojek online," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/3).

Dia mengungkapkan, pedagang yang terdaftar dalam layanan ini bertambah setiap harinya dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan warga Jakarta tanpa harus berinteraksi jual-beli secara langsung.

"Kami berharap kebijakan layanan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat DKI Jakarta selama dua pekan ke depan," terangnya.

Dorongan untuk belanja dari rumah tersebut, kata Anies, dibuat dalam rangka mengurangi interaksi sehingga penyebaran wabah Covid-19 dapat lebih terkendali di Ibu Kota.

"Salah satu tantangan utama ketika tinggal di rumah kemudian harus memenuhi kebutuhan adalah mekanisme untuk mendapatkannya, distribusinya. Karena itu, kami membuat sebuah program yang insyaAllah masyarakat bisa memanfaatkannya untuk belanja secara jarak jauh. Jadi, masyarakat di Jakarta bisa membeli kebutuhan-kebutuhannya di pasar secara langsung, menelepon setiap pedagang yang ada di pasar itu," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Seperti dilansir dari Antara, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menambahkan, daftar pedagang pasar bersama nomor kontak yang dapat dihubungi telah tersedia di situs maupun sosial media instagram Perumda Pasar Jaya.

Dia menegaskan para pedagang yang terdaftar dalam kebijakan ini senantiasa diingatkan agar siaga melayani masyarakat melalui gawai.

"Kami sampaikan kepada pedagang semuanya agar segera kemudian memastikan handphone-nya tetap stand by. Karena memang prosesnya tetap terjadi. Tetap terjadi jual beli. Tetap terjadi tawar menawar. Dan baru kemudian fungsi pengantaran dari ojek online akan menyampaikan barangnya kepada pelanggan. Jadi sangat sederhana. Mudah-mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta dan kemudian gerakan ekonomi kecilnya pedagang pasar juga tetap bisa dijaga," ungkapnya.

Hingga Selasa ini, tercatat sebanyak 741 orang terkonfirmasi pasien positif Covid-19, dengan 49 orang dinyatakan telah sembuh dan 84 orang meninggal. Sedangkan yang masih menunggu hasil laboratorium sebanyak 640 orang. (mdk/fik)

Baca juga:
3 Kebijakan Anies Baswedan Dibatalkan Pemerintah Pusat
Anies Soal Bantuan Warga Akibat Corona: Masih Digodok dengan Pemerintah Pusat
Anies Bakal Bagikan Masker Gratis buat Warga Jakarta Lewat Kelurahan
Kronologi Lengkap Anies Izin Karantina Jakarta Lalu Ditolak Jokowi
Suara Anies Baswedan Bergetar Saat Minta Warga Tetap di Rumah, Ini Alasannya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami