Terobos Jalur Sepeda, Siap-siap Didenda Rp500 Ribu

JAKARTA | 20 September 2019 14:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta menggagas gerakan Jakarta Ramah Bersepeda. Selain menyiapkan jalur, akan disiapkan sanksi bagi pengendara yang menerobos jalur sepeda tersebut.

Besaran denda direncanakan Rp500 ribu. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Terdapat pelanggaran rambu akan dikenakan denda Rp500 ribu. Tentu Kita akan dorong begitu ini dipermanenkan aturan ini diberlakukan," kata Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/9).

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI akan membangun 63 kilometer jalur sepeda dalam tiga fase.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, pembangunan jalur sepeda fase pertama sepanjang 25 kilometer diutamakan di jalur yang terkena kebijakan ganjil genap.

Di jalur yang ganjil genap kita siapkan jalur sepeda dan juga ada pembatasnya sehingga pesepeda terlindungi," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/9).

Pada Jumat pagi, Anies dan sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta dan komunitas gowes bersepeda dari Velodrome, Rawamangun menuju Balai Kota sekaligus mengecek jalur sepeda di sepanjang jalan yang dilalui. Anies mengatakan di sepanjang jalur itu, ada yang belum diberi marka karena aspalnya diganti.

"Kita menunggu aspalnya diganti dulu dalam beberapa waktu ini. Minggu-minggu ke depan diganti sesudah itu baru dipasang penandanya supaya tidak kerja dua kali," ujarnya.

Tak hanya 63 kilometer, Anies berharap ruas jalan lainnya di Jakarta lainnya memiliki jalur sepeda. Memang, kata Anies, ada jalan yang bisa dipasangi pembatas untuk jalur sepeda karena lebar, tapi ada juga ruas jalan tak terlalu lebar dan hanya cukup diberi marka. Pihaknya akan merancang format untuk jalur sepeda di jalan sempit ini.

Untuk uji coba jalur tersebut dibagi menjadi tiga tahap, yakni fase pertama DKI akan menjajal jalur sepeda di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH. Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.

Uji coba fase ini dimulai sejak Jumat (20/9/2019) sampai Selasa (19/9/2019). Kemudian pada fase kedua, DKI akan mencoba empat ruas jalan yakni Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati Raya. Fase yang memiliki panjang 23 kilometer ini akan diuji coba pada 12 Oktober sampai 19 November 2019.

Selanjutnya pada fase ketiga, DKI akan mencoba enam ruas jalan di antaranya Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Jatinegara Timur. Uji coba di jalan sepanjang 15 kilometer ini akan dilakukan pada 2 November sampai 19 November 2019.

Baca juga:
Anies Bakal Bangun 63 Kilometer Jalur Sepeda, Diutamakan di Jalur Ganjil Genap
Pada Komunitas Sepeda, Anies Cerita Pembangunan Infrastruktur Selama Ini Terbalik
Anies Baswedan Jajal Jalur Sepeda Velodrome-Balai Kota
Banyak Warga Gowes Sepeda Kantor, Anies Imbau Buat Parkiran Khusus dan Tempat Mandi
Cerita Jalur Sepeda di Jalan Asia-Afrika yang 'Dikuasai' Motor
Menengok Jalur Sepeda di Jalan Asia Afrika, Bagaimana Kondisinya Usai Asian Games?
Menengok Cara China Membuat Sepeda di Pabrik Kent

(mdk/lia)