Transjakarta akan Lapor Polisi Soal Perusakan Pagar Saat Perayaan Hari Buruh

JAKARTA | 2 Mei 2019 08:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Transjakarta menyesalkan aksi perusakan pagar Halte Transjakarta Tosari ketika peringatan hari Buruh Internasional atau May Day pada Rabu, 1 Mei 2019, kemarin. Selain perusakan pagar, pelaku juga melakukan aksi vandalisme pada separator Transjakarta.

Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono, mengaku telah terkoordinasi dengan pihak Kepolisian. Harapannya, memberikan efek jera kepada pelaku.

"Untuk mendapatkan informasi baik itu waktu, lokasi, hingga pelaku perusakan dan vandalisme aset Transjakarta," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/5).

Dia menjelaskan, bila mengacu pada Pasal 170 KUHP perusakan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dapat dikenakan hukuman penjara hingga 6 (enam) tahun.

"Aset-aset yang dirusak adalah aset milik publik dan digunakan bersama. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk selalu menjaga dan memeliharanya," papar dia.

Karena kejadian itu, lanjut dia, PT Transjakarta segera memperbaiki pagar halte Transjakarta Tosari.

"Karena sarana tersebut untuk kenyamanan pelanggan. Serta membersihkan coretan di separator Transjakarta," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Demo Buruh, Ini Pengalihan Rute Transjakarta
Anies Baswedan Resmikan Kawasan Terintegrasi Dukuh Atas
Anies Resmikan Kawasan Terintegrasi Dukuh Atas
Bus Listrik Transjakarta akan Diujicoba Juni 2019
Anies Jajal Bus Listrik Transjakarta dari Balai Kota ke Bundaran HI
Menjajal Kenyamanan Royal Trans, Bus Bertarif Rp 20 Ribu
Anies Akan Pasang Eskalator Untuk Hubungkan Halte Transjakarta CSW & Stasiun ASEAN

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.