Tren Penularan Corona di Jakarta Diklaim Turun, Ketua MPR Minta Perketat Pintu Masuk

Tren Penularan Corona di Jakarta Diklaim Turun, Ketua MPR Minta Perketat Pintu Masuk
JAKARTA | 26 Mei 2020 20:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengantisipasi arus balik warga ke Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Caranya dengan memperbanyak titik-titik penyekatan atau check point masuk wilayah Jabodetabek.

Langkah ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi ancaman baru penyebaran Covid-19 di Jakarta setelah Hari Raya Idulfitri 1441 H. Apalagi berdasar catatan Gugus Tugas Covid-19, tren penularan Covid-19 di Jakarta sudah mulai turun.

"Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dan aparat keamanan harus mengantisipasi arus balik ke Jakarta dengan memperbanyak titik-titik penyekatan masuk wilayah Jakarta khususnya dan wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi," kata pria yang akrab disapa Bamsoet seperti dilansir Antara, Selasa (26/5).

Dia meminta Satgas dan aparat keamanan yang bertugas di titik penyekatan untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan memberlakukan karantina pribadi bagi pemudik yang masuk ke wilayah Jakarta untuk menghindari kluster baru penyebaran Covid-19.

"Aparat yang bertugas harus secara konsekuen melaksanakan peraturan Gubernur DKI Jakarta yaitu Pergub Nomor 47 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk membantu Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu mengimbau masyarakat, khususnya pemudik di seluruh daerah untuk tidak kembali ke Jakarta dalam waktu dekat, mencegah munculnya episentrum baru penyebaran virus Covid-19.

Dia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mematuhi kebijakan pemerintah dengan tidak mudik ke kampung halaman demi mencegah penyebaran COVID-19.

"Saya memberikan apresiasi kepada warga yang berlebaran di rumah saja dalam rangka menekan penularan Covid-19," katanya.

Bamsoet juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kesehatan yang terus bekerja keras penuh dedikasi dalam melayani dan merawat para pasien yang terinfeksi COVID-19 tanpa kenal lelah.

Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan berdasarkan peta risiko yang ada, kasus Covid-19 di DKI Jakarta sudah mulai menurun sementara di Jawa Timur sedang mengalami kenaikan.

"Jakarta sudah mulai menurun. Namun, pemudik yang balik nanti bila tidak dicegah bisa menimbulkan second wave (gelombang kedua)," kata Wiku dalam jumpa pers secara daring yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (26/5). (mdk/noe)

Baca juga:
Erick Thohir Perkirakan Vaksin Corona Ditemukan di Tahun 2021
Update Corona 26 Mei: Bertambah 415 Kasus, Total 23.165 Positif, 1.418 Meninggal
Jokowi: Fakta di Lapangan, Kurva RO di Bekasi Sudah di Bawah 1
Protokol Kesehatan Saat Masa New Normal Untuk Kegiatan di Sektor Jasa dan Perdagangan
Gugus Tugas Pakai Indikator Kesehatan Tentukan Risiko Wilayah Terdampak Corona
Kawal New Normal, Aparat TNI Jaga Stasiun MRT Bundaran HI

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5