Underpass Kemayoran Masih Belum Bisa Dilewati Kendaraan

JAKARTA | 25 Januari 2020 19:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat hingga sore hari masih belum bisa dilalui kendaraan. Hal itu disebabkan banjir yang menenggelamkan seluruh underpass tersebut.

"Sepertinya belum bisa (dilewati), saya masih tunggu data terakhirnya," ujar Sekretaris SDA DKI Jakarta Dudi Gardesi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1).

Sebelumnya, Ristu, petugas Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat mengatakan, air sudah mulai menggenang sejak Jumat (24/1) malam. Hingga Sabtu pagi, volume air terus meninggi hingga melumpuhkan akses underpass.

"Sejak kemarin. Ketinggiannya sih kurang lebih 5 meteran, tapi ini sudah mulai berkurang sih," katanya saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (25/1).

Ristu mengatakan untuk menguras air yang memenuhi underpass bisa memakan waktu satu hingga dua hari. Tergantung dengan curah hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Pusat.

1 dari 1 halaman

Berdasarkan pantauan merdeka.com, ketinggian air berangsur surut. Hal itu terlihat dari bekas sampah air yang menempel di tiang underpass.

Menurut Ristu, underpass Kemayoran kerap kali banjir jika curah hujan tinggi.

"Ini udah langganan banjir, tapi tergantung curah hujan. Kalau curah hujan tinggi dia selalu kayak gini," tukasnya.

Sementara itu, proses penyedotan terus dilakukan. Dari Dinas SDA Jakarta Pusat mengerahkan satu unit alat pompa dengan kapasitas 250 hingga 300 liter air.

Satu unit mobil pemadam kebakaran juga terlihat melakukan penyedotan. Air yang disedot kemudian dialirkan ke saluran air di atasnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
VIDEO: Underpass Kemayoran Langganan Banjir Tiap Hujan Deras
Masih Tergenang, Air di Underpass Kemayoran Terus Disedot
Istana Minta Pemprov DKI Tidak Berpolemik Soal Banjir Underpass Kemayoran
Pemprov DKI Soal Banjir Underpass Kemayoran: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat
Underpass Kemayoran Masih Belum Bisa Dilewati Kendaraan
Kirim Bantuan, Bamsoet Berharap Cililitan Tak Lagi Banjir

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.