Ungkap Sindikat Curanmor 18 Kali Beraksi, Kapolda Metro Akui Kejahatan Naik

Ungkap Sindikat Curanmor 18 Kali Beraksi, Kapolda Metro Akui Kejahatan Naik
JAKARTA | 19 Juni 2020 14:01 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengakui selama pandemi Virus Corona atau Covid-19, angka kejahatan terutama pencurian sepeda motor meningkat. Namun, ia tak menjelaskan berapa persen peningkatan tersebut.

"Faktanya kita akui kasus curanmor cukup tinggi di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Nana di Polda Metro Jaya, Jumat (19/6).

Seperti salah satu kasus yang telah diungkap oleh Resmob Polda Metro Jaya. Di mana kasus yang baru saja diungkap yakni sindikat curanmor dengan total delapan tersangka. Dari delapan tersangka itu, ketiga tersangka di antaranya merupakan residivis dalam kasus yang sama.

"Para pelaku ditangkap ketika melakukan aksinya di Kampung Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi," ujar Nana.

Dalam penyelidikan, sindikat ini sudah beraksi sebanyak 18 kali di 18 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Modus yang digunakan sindikat ini kerap mencari motor-motor yang terparkir dan jauh dari pengawasan.

"Modus yang dilakukan para pelaku curanmor mereka mencari sepeda motor di parkiran yang enggak dijaga dan lokasi tersebut sepi. Pelaku kemudian membuka paksa kunci kontak motor korban pakai kunci T dan membawa kabur motor tersebut," katanya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP. Tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara. (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami