Usai dipecat Djan Faridz, Lulung beri sinyal pindah ke PAN

JAKARTA | 17 Juni 2018 12:15 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Politisi PPP Abraham Lunggana alias Lulung menuturkan dirinya segera pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN). Sinyal tersebut ditunjukkan dengan menggunakan kemeja biru saat menghadiri pelepasan mudik bersama di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Minggu (17/6).

"Warnanya udah biru ini. InsyaAllah," kata Lulung sambil menunjuk warna baju yang dipakainya.

Adapun alasannya karena Lulung menganggap PPP telah meninggalkan umat. Dia sudah dipecat lantaran berbeda dukungan ketika Pilkada DKI 2017.

"PPP meninggalkan umat, saya kan dipecat karena saya tidak dukung sahabat saya namanya Ahok," jelasnya.

Pemecatan Lulung itu dilakukan oleh PPP kubu Djan Faridz. Lulung menilai pemecatannya tidak sah karena SK Menkum HAM pengesahan susunan personalia DPP PPP masa bakti 2016-2022, dipegang oleh Romahurmuziy.

Lulung menilai pemecatannya tidak melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga partai. Lulung dan 9 kader lainnya dituding melanggar AD/ART karena mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno ketika itu.

"Kalau baca anggaran dasar, saya salah nggak? Nggak salah. Makanya saya nggak nuntut. Saya hijrah. Semua 10 kursi itu kecewa. Makanya saya ajak 10 kursi yang dukung PPP saat itu ayo bersama saya hijrah," ujarnya.

Ketika ditanya apakah akan menjadi caleg bersama PAN di 2019, Lulung mengatakan belum ada niatan sampai saat ini. "Nyaleg belum tentu, karena sampai sekarang saya belum daftar, doain aja insyaAllah," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Zulkifli Hasan dan Haji Lulung kompak lepas mudik bersama
Anies singgung Lulung serba biru, Zulkifli Hasan bilang 'Tunggu tanggal mainnya'
Sarankan keluarkan dari PPP, Gerindra siap tampung Haji Lulung
Lulung: Ombudsman cuma ribut Jatibaru, tapi jalan Istana & Mabes ditutup diam saja
Dikabarkan pindah parpol, Lulung disebut masih cinta PPP
Sandiaga sebut Haji Lulung bantu cari lahan relokasi PKL di Tanah Abang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.