Usut kematian Daniel, 8 peserta Menwa telah diperiksa Atma Jaya

JAKARTA | 28 Oktober 2015 18:45 Reporter : Muchlisa Choiriah

Merdeka.com - Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Makdin Sinaga, mengungkapkan telah memeriksa delapan (8) dari 16 orang lainnya yang juga ikut Menwa Unika Atma Jaya bersama Daniel Vicli Pardamean Tambunan (18).

Pemeriksaan tersebut guna menyelidiki kematian Daniel Vicli Pardamean Tambunan (18), mahasiswa Fakultas Hukum Unika Atma Jaya yang meninggal dunia usai mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa di kampusnya.

"Sampai saat ini total sudah ada delapan mahasiswa yang telah kami lakukan pemeriksaan terkait kegiatan Menwa tersebut," Kata Makdin di Unika Atma Jaya, Rabu (28/10).

Makdin menjelaskan, pemeriksaan tersebut terkait hal-hal yang terjadi sepanjang pelatihan Menwa pada Kamis (22/10) hingga (25/10), yang sekiranya relevan dengan kesehatan Daniel.

"Pemeriksaan dalam investigasi tersebut meliputi hal-hal yang terjadi sepanjang kegiatan, tata laksana, perijinan dan menemui pihak RS Jakarta dan RS Siloam. Selain delapan orang tersebut, kita juga akan memeriksa pula panitianya," paparnya.

Lanjut Makdin, meski sudah mengantongi beberapa informasi, pihaknya masih belum bisa memberi kesimpulan pemeriksaan tersebut. "Nanti akan kami jelaskan kalau semua informasi sudah lengkap," tutupnya.

Baca juga:

Pihak Atma Jaya klaim tak ada kekerasan fisik di tubuh Daniel

Pihak Atma Jaya akhirnya libatkan polisi usut kematian mahasiswanya

Polisi pantau kerja tim investigasi Atma Jaya usut kematian Daniel

Ungkap kematian kader Menwa, Polda Metro terjunkan intel

Dibekukan pascakematian Daniel, kantor Menwa Atma Jaya sepi kegiatan

Teman sebut, Daniel punya penyakit turunan tapi ngotot ikut Menwa

Menwa Atma Jaya dibekukan, pihak kampus enggan melapor ke polisi

(mdk/gil)