Video Tak Senonoh di Transjakarta Beredar di Tiga Bus Zhongtong

JAKARTA | 13 November 2019 22:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa menyatakan video senonoh di bus Transjakarta terjadi di tiga bus Zhongtong. Perum PPD merupakan salah satu operator bus Transjakarta.

"Memang ditemukan tiga bus ada video yang terputar dalam arti tanda kutip lah, saya tidak perlu dijelaskan. Sehingga diketahui oleh masyarakat, akhirnya itu menjadi viral," kata Pande saat dihubungi, Rabu (13/11).

Dia menjelaskan video yang berputar merupakan konten bawaan dari pabrik. Serta videotron yang terpasang merupakan salah satu bagian fitur bus. Karena peristiwa itu, dia menyatakan pihaknya telah menghapus seluruh konten yang terpasang dalam videotron bus.

1 dari 1 halaman

Selidiki Ada Unsur Kesengajaan atau Tidak

Selain itu, kata Pande pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan ada atau tidak kesengajaan dalam penayangan video.

"Kami telah mengimbau kepada seluruh pramudi armada bus gandeng milik Perum PPD untuk tidak mengaktifkan videotron tersebut sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Sekertaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo menyatakan video tak senonoh yang sempat tayang di bus Transjakarta dan viral di media sosial merupakan sebuah video klip musik.

"Video klip musik dengan artis luar negeri berbusana dengan belahan rendah. Transjakarta Meminta maaf atas keteledoran yang dilakukan oknum operator PPD," kata Nadia kepada Liputan6.com, Selasa (12/11/2019).

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT