Wagub DKI Minta Food Station Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan

Wagub DKI Minta Food Station Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan
JAKARTA | 5 Juli 2020 09:31 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta PT Food Station Tjipinang Jaya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pada masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase 1 ini dan memastikan pangan Jakarta aman.

Untuk penerapan protokol kesehatan, kata Riza, diharap dilakukan oleh semua unit kegiatan masyarakat tidak hanya pasar, rumah ibadah, kantor, mall, pabrik, tidak terkecuali pabrik yang memproduksi dan mendistribusikan komoditas pangan, ataupun gudang sebagai tempat penyimpanannya.

"Hari ini kami mengunjungi Food Station dalam rangka memastikan semua unit kegiatan harus memenuhi protokol COVID-19 di masa PSBB transisi. Termasuk pabrik, karena ini tempat yang besar, di sini berkumpul orang dalam jumlah besar. Potensi interaksi tinggi dan penyebaran juga tinggi," kata Riza di Jakarta, Sabtu (4/7).

Menurut Riza, Food Station sebagai salah satu BUMD klaster pangan telah melaksanakan dengan baik kinerja serta sinergi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta yang diharapkan perannya terus dimainkan dalam menstabilkan harga pangan guna menekan laju inflasi.

"Inilah yang kita minta supaya ini terus dilaksanakan. Dan yang penting terkait stabilitas harga, juga tugas Food Station memastikan inflasinya kecil. Jadi ini sudah dilakukan Food Station, bahkan kita juga memastikan pakan dari ternak juga terjangkau dengan baik dan harga yang sesuai. Karena kami ingin memastikan kesediaan pasokan pangan, kestabilan harga, dan kualitas produknya," tutur Riza.

Selain itu, Ariza juga berpesan agar Food Station terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai daerah di seluruh Indonesia, antara lain dengan memberikan kesempatan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar ikut berkolaborasi sebagai pemasok bahan pangan demi memenuhi ketersediaan pasokan pangan di Jakarta dengan harga dan kualitas yang baik, terutama komoditas beras.

"Tujuannya DKI Jakarta bisa memberikan kesempatan Gakpoktan/petani di seluruh Indonesia yang surplus berasnya bisa dipasok ke Jakarta dengan harga yang baik. Kami bekerja sama dengan seluruh daerah di Indonesia. Food Station juga menyiapkan telur, bawang putih, minyak goreng, kornet, ikan, susu, dan lainnya, termasuk gula, ini proses yang baik," ucap Riza. (mdk/ded)

Baca juga:
Cara Petugas Tertibkan Massa Berkerumun Memasuki Era New Normal
New Normal, Pemohon SIM Internasional Tak Perlu Datang ke Satpas
Kesiapan Gereja Menyambut New Normal di Jakarta
Wagub DKI Sebut Penjualan Sepeda Naik 1.000 Persen
Alasan Pemprov DKI Pakai Istilah PSBB Transisi: Biar Jelas Batasannya
Uji Coba Layanan Bike Sharing di Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami