Wagub DKI Nilai Tanah Abang Macet Tanda Ekonomi Bergeliat

Wagub DKI Nilai Tanah Abang Macet Tanda Ekonomi Bergeliat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2021 Antara
JAKARTA | 10 Januari 2022 20:23 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengemukakan, kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat macet merupakan pertanda ekonomi kembali bergeliat setelah terdampak pandemi COVID-19.

"Kalau misal ada macet kembali, mungkin ini seiring dengan semakin meningkatnya pergerakan ekonomi, jadi satu sisi kita syukuri," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Senin (10/1).

Riza minta pengelola Pasar Tanah Abang untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan (prokes). Riza menambahkan pihaknya akan melakukan perbaikan di kawasan Tanah Abang termasuk kawasan pasar yang menjadi salah satu sentra pasar terbesar di Tanah Air.

Politisi Gerindra itu menjawab kritikan terhadap kawasan Tanah Abang yang macet disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (9/1).

Riza mengatakan, pihaknya menghormati masukan dan kritikan salah satu petinggi PDI Perjuangan itu. "Masukan dan kritiknya akan kami pelajari dan akan kami tindaklanjuti," katanya.

Sebelumnya, Sekjen PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengkritik kawasan Tanah Abang yang disebut macet, saat hadir dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke-49 di Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur, Minggu (9/1). (mdk/eko)

Baca juga:
Kesal Pemuda di Tanah Abang Sering Tawuran, Ibu Ani Minta Ring Tinju ke Kapolda Metro
VIDEO: Tanah Abang Marak Tawuran, Emak-Emak Minta Kapolda Metro Bikin Ring Tinju
Selain Suka Berpuasa, Hercules Sering Santuni 300 Anak Yatim Setiap Hari Jumat
Jelang Akhir Tahun, Utilisasi Industri Tekstil Mulai Meningkat
Kasus Covid-19 Turun, Pasar Tanah Abang Kembali Bangkit
Geliat Kuli Panggul Pasar Tanah Abang di Tengah PPKM Jakarta Level 3

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini