Wagub DKI Sebut Hasil Jual Saham Bir Bisa Dipakai Buat Tangani Covid-19

Wagub DKI Sebut Hasil Jual Saham Bir Bisa Dipakai Buat Tangani Covid-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia
JAKARTA | 4 Maret 2021 09:46 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, hasil penjualan saham Pemprov di perusahaan penjual bir, PT Delta Djakarta bisa dimanfaatkan pembangunan fasilitas publik. Dengan menjual saham, Riza beranggapan ada pemasukan tambahan bagi Jakarta.

"Kalau lepas itu kan kita dapat uang masuk itu kan ada pemasukan tambahan," kata Riza di Balai Kota, Rabu (3/3).

Namun Riza sendiri masih belum mengetahui secara pasti kegiatan apa yang akan dilakukan Pemprov jika hasil penjualan saham telah cair.

Terpenting menurutnya, perlu ada pembahasan secara komprehensif antara Pemprov dengan DPRD DKI.

"Ya nanti kita bisa diskusikan bersama teman-teman DPRD. Bisa digunakan untuk Covid, bisa diinvestasikan lagi di tempat lain," ucapnya.

Riza pun mengajak DPRD DKI segera menindaklanjuti permintaan Pemprov untuk melakukan pembahasan rencana penjualan saham.

"Tinggal sekarang bisa enggak dilaksanakan secepatnya. Kembali pada teman-teman DPRD. Sebenarnya saya yakin akan mendiskusikan ini akan ketemu titik temunya yang terbaik," katanya.

Politikus Gerindra itu mengatakan, rencana menjual saham Pemprov di perusahaan produsen minuman alkohol itu merupakan janji kampanye Anies Baswedan saat mencalonkan diri sebagai Gubernur, bersama Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur.

Ketika terpilih, kata Riza, secara otomatis janji kampanye harus ditepati. Oleh sebab itu, saat ini Pemprov DKI berupaya melunasi jani kampanye Anies, namun hal ini tergantung dari pihak DPRD.

"Tugas kami memenuhi janji. Anies-Sandi memenuhi janjinya untuk menjual saham di PT Delta," katanya.

Pemprov DKI Jakarta dikabarkan telah mengirim surat agar mendapat persetujuan melepas saham di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Surat itu bahkan telah dikirim sejak 2020 lalu.

"Surat yang pertama tahun lalu, itu (datang) awal tahun kalau tidak salah," kata Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (3/3).

Namun, Taufik mengaku belum mengetahui kelanjutan surat tersebut. Sebab masih berada di Sekretariat Dewan. "Suratnya di sekwan saya sih belum lihat," katanya.

Sementara itu, Plt Sekwan DPRD DKI Hadameon Aritonang saat dikonfirmasi enggan menjawab dan menyerahkan pada pimpinan DPRD. "Mohon tanya ke pimpinan," katanya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Fraksi PKS Dorong Pemprov DKI Lepas Saham di Produsen Bir PT Delta Djakarta
Wagub Riza Patria Sebut 'Bola' Penjualan Saham Perusahaan Bir di Tangan DPRD DKI
Surat Pelepasan Saham Bir Mandek di DPRD DKI Sejak 2020
Yusril Tegaskan Jokowi Harus Terbitkan Perpres Perubahan untuk Cabut Perpres Miras
PDIP Tolak Jual Saham Bir: BUMD Banyak Merugi, PT Delta Djakarta Untung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami