Wagub DKI Sebut Satgas Wilayah Bisa Awasi Pengunjung di Tempat Makan

Wagub DKI Sebut Satgas Wilayah Bisa Awasi Pengunjung di Tempat Makan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2021 Antara
JAKARTA | 30 Juli 2021 15:24 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan tim Satgas Covid-19 tiap wilayah hingga tingkat RT berwenang mengawasi pengunjung di rumah makan. Hal itu menindaklanjuti aturan makan di tempat dibatasi 20 menit.

"Pengawasannya di tempat-tempat restoran, maupun di rumah makan atau warung Tegal oleh Satgas Covid di setiap wilayah masing-masing," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, seperti dikutip Antara, Jumat (30/7).

Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kerumunan ketika pemerintah melakukan penyesuaian masa PPKM yang dijadwalkan berlaku hingga 2 Agustus 2021.

Di sisi lain, ia mendorong warga di DKI untuk segera melaksanakan vaksinasi agar lebih aman ketika melakukan aktivitas, termasuk makan di warung makan, restoran hingga warung tegal dengan pembatasan waktu maksimal 20 menit.

"Kami minta semua segera melaksanakan vaksin sehingga kemana pun kita pergi, berangkat, menuju ke tempat manapun jauh lebih aman bagi mereka yang sudah divaksin," ucapnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menerbitkan peraturan terbaru terkait perpanjangan PPKM level 4 di Ibu Kota yang mengatur sejumlah hal termasuk operasional tempat usaha.

Pengunjung di warung makan (warteg), pedagang kaki lima dan lapak jajanan diperkenankan makan di tempat dengan waktu maksimal 20 menit.

Sedangkan maksimal pengunjung makan di tempat adalah sebanyak tiga orang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dengan maksimal jam operasional hingga pukul 20.00 Wib.

Aturan yang sama juga berlaku di rumah makan, kafe dan restoran yang tidak berada di ruang tertutup dengan kapasitas maksimal yang diperbolehkan adalah 25 persen.

Pengunjung dan pedagang atau karyawan juga wajib sudah divaksin dengan bukti sertifikat vaksinasi.

Namun untuk restoran, kafe dan rumah makan di dalam gedung atau di dalam mal tidak diperkenankan melayani makan di tempat, namun hanya layanan antar dengan operasional hingga pukul 22.00 Wib.

Peraturan terbaru itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas PPKUMK DKI Jakarta Nomor 402 tahun 2021 dan Surat Keputusan Kadis Parekraf Nomor 495 Tahun 2021 yang berlaku hingga 2 Agustus 2021. (mdk/rhm)

Baca juga:
Wagub DKI: Sekalipun Boleh Makan di Warung, Sebaiknya Makan di Rumah Masing-Masing
PPKM Hambat Proses Migrasi Rekening BRI dan BNI Syariah ke BSI
Pedagang Cilok Menangis Sesenggukan di Balik Gerobak, Penyebabnya Bikin Terharu
52 Perusahaan di Depok Ajukan Kartu Identitas Pekerja Sektor Prioritas
Alasan Jokowi Tak Lakukan Lockdown: Belum Menjamin Permasalahan Bisa Selesai
Gelar Acara Pernikahan Saat Pandemi, Orangtua Ini Gemetar Didatangi Polisi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami