Waspada DBD di Tengah Pandemi, Dinkes DKI Ajak Warga Pelihara Ikan Cupang

Waspada DBD di Tengah Pandemi, Dinkes DKI Ajak Warga Pelihara Ikan Cupang
penjualan ikan hias cupang. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki
JAKARTA | 29 Januari 2021 09:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, saat ini penyakit menular yang berpotensi menjadi kejadian luar biasa (KLB) belum mengalami peningkatan.

Penyakit yang dimaksud di antaranya, demam berdarah dengue (DBD), cacar, hingga campak.

"Belum terlihat ada peningkatan yang signifikan," kata Widyastuti saat dihubungi, Jumat (29/1).

Lanjut dia, saat pandemi Covid-19 pihaknya terus melakukan pemantauan terkait penyakit tersebut melalui sistem yang ada. Sebab, setiap penyakit yang berkategori KLB harus dilaporkan setiap harinya.

"Kalau ada kasus yang berpotensi menjadikan KLB harus lapor secara sistem dalam kurun waktu 24 jam," ucapnya.

Selain itu, Widyastuti menyatakan, adanya kesulitan mengerahkan para kader jumantik di lingkungan masyarakat. Sebab saat ini warga harus dapat meminimalisir kontak fisik untuk menghindari penularan Covid-19.

Karena hal itu, Widyastuti mengimbau, masyarakat tetap dapat menjaga kesehatan di lingkungan keluarga. Dia juga menyarankan agar masyarakat dapat melakukan tren positif untuk merebaknya jentik nyamuk dalam penularan DBD.

"Ikan cupang itu rakus makan jentik nyamuk. Jadi ayo pelihara ikan cupang. Jadikan ini suatu tren positif, karena bisa membantu tidak ada jentik-jentik nyamuk," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Tambah RS Rujukan Covid-19...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami