William Benarkan Rekaman Suaranya Soal PSI Dukung Kenaikan Banpol

William Benarkan Rekaman Suaranya Soal PSI Dukung Kenaikan Banpol
William Aditya Sarana. ©istimewa
JAKARTA | 26 Desember 2020 13:46 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Beredar rekaman suara Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana, yang menyebut partainya mendukung kenaikan dana bantuan politik (Banpol). William menyebut yang beredar tidak utuh.

"Saya menyayangkan rekaman tersebut hanya potongan diskusi rapat, bukan merupakan diskusi yang utuh," kata ujar William dalam keterangannya, Sabtu (26/12).

Dia meminta rekaman full saat rapat berlangsung dibuka ke publik. Sehingga diskusi yang termuat tidak menghilangkan substansinya.

"Saya minta dibuka lengkap semua rekaman rapat-rapat kita dari awal sampai akhir, bukan penggalan kalimat tanpa konteks dan substansi," jelasnya.

William mengakui dukungan terhadap kenaikan bantuan politik itu merupakan tanggapan rekomendasi kebijakan dari KPK dan LIPI. Rekomendasi tersebut adalah pendanaan pemerintah kepada partai politik dibutuhkan untuk memperkuat demokrasi dan menekan korupsi oleh pejabat publik dari partai politik.

"Konteksnya adalah saya sudah mempelajari dan menyampaikan rekomendasi KPK dan LIPI bahwa partai politik harus memiliki keuangan yang sehat untuk beroperasi, dengan demikian potensi korupsi politik dapat ditekan. Inilah semangatnya. Semangat baik untuk sehatnya kualitas demokrasi kita," kata William.

Hanya saja, William mengatakan saat ini Jakarta masih diterpa pandemi dan mengalami kesulitan ekonomi. Menurutnya, kenaikan bantuan politik dari pemerintah tidak relevan.

Ia pun menegaskan PSI memiliki prinsip akhir terhadap APBD Jakarta adalah yang telah formal dan tertulis dibacakan di Pandangan Umum Fraksi pada Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta pada 27 November 2020.

"Sesuai dengan rekomendasi KPK dan LIPI 'public funding' itu perlu cuma masalah timing saja, pantas atau tidak? Karena melihat konteks yang tidak relevan maka pada Pandangan Umum itu PSI tidak mendorong kenaikan dana Banpol. Malah kami menegaskan untuk memangkas kegiatan-kegiatan yang tidak relevan seperti kenaikan RKT ratusan miliar yang sempat diusulkan. Itu sudah clear sikap Partai dan Fraksi kami," tutup William. (mdk/lia)

Baca juga:
Fitra Soal PSI Kritik Penyusunan APBD DKI: Menunjukkan Lemahnya Komitmen Anggota DPRD
Pengamat Soal DPRD DKI Walk Out saat PSI Bicara: Abai Jalani Fungsi Perwakilan
PSI Nilai Kejanggalan di APBD 2021 Cerminan Cacatnya Penyusunan Anggaran
Maju Pilpres 2024, Giring Nidji Bicara Soal PSI dan Partai Idaman Rhoma Irama
Ini Kata PSI Ditinggal Keluar Para Anggota DPRD saat Bicara di Paripurna
PSI Tunjuk Plt Sekjen, Raja Juli Jadi Sekretaris Dewan Pembina

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami