3 Fakta Hidup Normal Baru di Yogyakarta, Dimulai Juli 2020

3 Fakta Hidup Normal Baru di Yogyakarta, Dimulai Juli 2020
JATENG | 23 Mei 2020 18:33 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diharapkan bisa memulai aktivitas normal pada Juli 2020. Aktivitas normal yang dimaksud yakni tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama ketika berada di tempat-tempat publik.

Dikutip dari Antara, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta berharap aktivitas ekonomi masyarakat bergulir kembali mulai Juli 2020 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

1 dari 3 halaman

Anggaran Dana Pemerintah Terbatas

ilustrasi uang

©©2014 Merdeka.com

Pandemi COVID-19 yang maish terus berlangsung menyulitkan masyarakat maupun pemerintah.

"Bagaimana setidaknya Juli masyarakat sudah bisa beraktivitas secara ekonomi. Kalau berkepanjangan terus, saya kira pemerintah maupun masyarakat juga akan kesulitan, APBD terbatas, APBN juga terbatas," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (22/5)

Menurut penjelasan Aji, aktivitas perekonomian diharapkan berjalan mulai Juli berdasarkan pertimbangan cermat di mana penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat hanya berlangsung tiga bulan atau berakhir pada Juni 2020.

2 dari 3 halaman

Siapkan Prosedur Operasional

warga memakai masker di stasiun palmerah

©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Pemda DIY dalam waktu dekat diagendakan akan menyiapkan prosedur operasional standar (SOP) di berbagai sektor. Mulai ekonomi hingga pendidikan guna menyongsong kehidupan normal baru.

"Masyarakat juga ingin mengembangkan diri. Terima bantuan tapi tidak bisa beraktivitas secara ekonomi juga akan menyusahkan," jelas Kadarmanta, dikutip dari Antara.

3 dari 3 halaman

Ahli Epidemiologi: COVID-19 Tidak Akan Seutuhnya

ilustrasi corona

©2020 Merdeka.com

Para ahli epidemiologi dan para dokter menyatakan bahwa COVID-19 tidak akan benar-benar hilang.

"Para ahli epidemiologi, para dokter menyampaikan COVID-19 ini kan tidak akan hilang sama sekali, sehingga ini (SOP) mulai minggu depan harus sudah disiapkan," lanjutnya.

SOP yang disiapkan antara lain akan mengatur kuantitas maksimal orang yang diizinkan memasuki pusat perbelanjaan, pasar tradisional, destinasi wisata, hotel hingga rumah makan.

Secara mendetail, pembuatan SOP akan melibatkan gugus tugas penanganan COVID-19. Mereka akan menyusun protokol sesuai bidang masing-masing. Mulai kesehatan, sosial, ekonomi, serta pendidikan.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami