4 Gejala Hepatitis B pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

4 Gejala Hepatitis B pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi ibu hamil. ©Shutterstock/wavebreakmedia
JATENG | 16 November 2020 13:45 Reporter : Jevi Nugraha

Merdeka.com - Hepatitis B merupakan salah satu jenis penyakit hati yang paling umum terjadi. Jenis penyakit hati ini disebabkan karena terjadi peradangan di hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Umumnya, hepatitis B terjadi karena sering mengonsumsi obat-obatan tertentu dan minuman beralkohol.

Di samping itu, hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-sel yang rusak. Sehingga apabila sel-sel yang rusak banyak, maka dapat mengganggu fungsi dan kinerja hati. Hal inilah yang kemudian sering disebut sebagai penyakit hepatitis B.

Melansir dari Medical News Today, hepatitis B disebabkan oleh beberapa faktor. Penularan virus ini terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom atau berbagi jarum suntik dengan penderita hepatitis B. Seseorang yang mengalami penyakit ini biasanya akan mengalami beberapa gejala, seperti kulit dan mata tampak menguning.

Salah satu orang yang rentan terinfeksi hepatitis B ialah ibu hamil. Apabila ibu hamil sampai terinfeksi virus ini, janin dalam kandungan juga bisa terkena dampaknya. Lantas, apa saja gejala hepatitis B pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Medical News Today berikut ini:

2 dari 4 halaman

Gejala Hepatitis B pada Ibu Hamil

ilustrasi ibu hamil stres
©iStockphoto

Hati berperan penting dalam mencerna makanan dan menyingkirkan zat beracun di dalam tubuh. Selain itu, hati juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan energi bagi tubuh saat menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, apabila terjadi gangguan penyakit hati maka dapat menimbulkan luka pada jaringan hati.

Salah satu penyakit hati yang paling umum dialami oleh ibu hamil ialah hepatitis B. Penyakit ini terjadi disebabkan oleh virus hepatitis B yang dapat menular dari hubungan seksual atau berbagai jarum suntik. Ibu hamil yang menderita hepatitis B dapat ditandai dengan beberapa gejala, di antaranya sebagai berikut:

Kehilangan Selera Makan

Salah satu gejala hepatitis B pada ibu hamil yang kerap terjadi adalah kehilangan nafsu makan. Kondisi ini dipengaruhi oleh morning sickness di awal kehamilan. Seperti dikutip dari Very Well Health, terdapat 30% hingga 50% orang terinfeksi hepatitis B yang menunjukkan gejala sejak awal.

Mudah Lelah

Gejala hepatitis B pada ibu hamil berikutnya adalah mudah merasa lelah. Biasanya, hepatitis B terjadi karena kondisi automun pada tubuh ibu hamil. Di mana tanda-tanda peringatan meliputi kelelahan yang berlangsung hingga berbulan-bulan.

Mata Menguning

Salah satu gejala hepatitis B pada ibu hamil yang sering terjadi adalah kulit dan mata berwarna kuning. Penyakit ini bisa menyebabkan bilirubin menumpuk di kulit dan membuatnya tampak menguning. Meski demikian, gejala ini kerap muncul pada ibu hamil yang sebelumnya telah terinfeksi virus hepatitis B.

Gangguan Pencernaan

Seseorang yang terinfeksi hepatitis B umumnya akan mengalami gangguan pencernaan. Saat kondisi hati terganggu, sistem pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik. Hal inilah yang kerap menyebabkan penderita hepatitis B kerap mengalami mual, muntah, perut melilit, dan diare.

3 dari 4 halaman

Penyebab Hepatitis B

Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini terdapat di dalam darah atau cairan tubuh penderita, seperti cairan vagina dan sperma. Hepatitis B dapat menular melalui kontak langsung dengan darah atau luka terbuka dari penderita.

Hepatitis B juga dapat menular melalui ciuman, percikan air liur ketika batuk atau bersin. Selain itu ada beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan seseorang rentan menderita hepatitis B, di antaranya pengguna narkoba suntik dan Bergonta ganti pasangan saat berhubungan seksual.

Di samping itu, mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan hati juga dapat menyebar melalui darah atau urine atau bersentuhan dekat dengan penderita. Sehingga hal ini perlu diwaspadai seseorang ketika sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Hepatitis B pada Ibu Hamil

ilustrasi ibu hamil stres©iStockphoto

Hepatitis B merupakan gangguan pada fungsi maupun fisiologis organ hati. Sehingga hal ini dapat menimbulkan kerusakan hati dan memicu luka pada jaringan organ hati. Penyakit hati apabila tidak segera diatasi maka dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Jika memiliki beberapa gejala hepatitis B selama kehamilan, sebaiknya segera periksa ke dokter. Biasanya, ibu hamil akan diberikan vaksin untuk memperkuat kekebalan tubuh, guna mencegah perkembangan virus. Selain itu, ada beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain seperti berikut:

1. Mengurangi konsumsi seafood mentah.

2. Menjaga berat badan agar tetap ideal.

3. Menggunakan masker dan lengan panjang, hal ini untuk mencegah penularan dari penderita.

4. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.

(mdk/jen)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini