5 Gejala Nomophobia dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui

5 Gejala Nomophobia dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui
JATENG | 21 September 2020 15:01 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Seperti diketahui, saat ini keberadaan ponsel pintar memang menjadi kebutuhan tersendiri bagi setiap orang. Melalui teknologi komunikasi ini, seseorang dapat mengirim pesan atau melakukan panggilan pada orang lain dengan jarak jauh. Sehingga kini, jarak tidak lagi menjadi kendala komunikasi yang berarti.

Bukan hanya sebagai alat komunikasi, saat ini ponsel pintar semakin lama menjadi teman yang selalu dibawa dan menemani di mana pun pemiliknya berada. Bahkan, orang-orang kini sering kali menghabiskan waktu berinteraksi dengan ponsel pintar dibandingkan mengobrol dengan teman atau keluarga saat berkumpul bersama. Perlahan, kondisi ini semakin dilakukan dan menjadi budaya di masyarakat.

Lebih lanjut, budaya ini justru memberikan efek buruk bagi masyarakat. Di mana masyarakat akan semakin sulit jauh dari ponsel pribadinya. Bahkan pada sebagian orang, akan merasa kurang lengkap hingga takut jika harus berjauhan dengan ponsel. Meskipun hanya meninggalkan ponsel dalam waktu sebentar, orang tersebut bisa mengalami perasaan gelisah yang tidak dapat dijelaskan.

Jika Anda mengalami hal tersebut, perlu hati-hati karena itu merupakan salah satu gejala nomophobia. Bukan hanya itu, gejala nomophobia ini dapat ditunjukkan dengan beberapa sikap lainnya. Seperti merasa tidak nyaman, nerves jika tidak mengikuti perkembangan informasi, hingga kecenderungan untuk mencari sinyal WiFi ketika tidak mempunyai sambungan data internet.

Dilansir dari situs The Healthy, berikut kami merangkum beberapa gejala nomophobia dan cara mengatasinya yang perlu Anda ketahui.

Baca Selanjutnya: Mengenal Nomophonia...

Halaman

(mdk/ayi)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami