7 Cara Membaca Pikiran Orang Menurut Psikologi, Perhatikan Postur Hingga Gerakan Mata

7 Cara Membaca Pikiran Orang Menurut Psikologi, Perhatikan Postur Hingga Gerakan Mata
ilustrasi bicara dengan pria. ©2012 Merdeka.com
JATENG | 24 Januari 2021 19:45 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Membaca pikiran orang memang bukan suatu kemampuan yang dimiliki masyarakat secara umum. Sebab, hal ini tentu saja dibutuhkan keahlian khusus tersendiri. Di mana seseorang mampu mengartikan perkataan, tindakan, hingga ekspresi orang lain yang mengarah pada makna tertentu.

Meskipun jarang dimiliki masyarakat secara umum, kemampuan ini biasanya banyak ditemukan pada profesi psikolog. Seperti diketahui, orang yang berkecimpung dengan profesi ini memang mempunyai latar belakang pendidikan dan keahlian khusus yang digunakan untuk membaca pikiran orang. Hal ini tidak lain sangat berguna untuk mendukung pekerjaannya dalam penanganan setiap pasien dengan berbagai macam masalah.

Beberapa ilmu psikologi ini tentu dapat dipelajari secara umum yang ingin mengerti bagaimana cara membaca pikiran orang dengan baik. Hal ini pun akan mendukung Anda dalam meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal dan kecerdasan emosional. Sehingga kemampuan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menilai dan menganalisis orang-orang di sekitar

Bagi Anda yang tertarik, beberapa cara membaca pikiran orang menurut psikologi ini patut untuk disimak. Cara membaca pikiran orang ini dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal. Mulai dari penampilan, postur tubuh, ekspresi wajah, hingga gerakan mata yang dilakukan lawan bicara. Dilansir dari situs Hack Spirit, berikut kami merangkum beberapa cara membaca pikiran orang menurut psikologi yang perlu diketahui.

Baca Selanjutnya: Penampilan...

Halaman

(mdk/ayi)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami