Bencana Alam Akibat Perubahan Iklim Mengancam, PMI Persiapkan Ini

Bencana Alam Akibat Perubahan Iklim Mengancam, PMI Persiapkan Ini
Banjir di Aceh Utara. ©2021 Merdeka.com/Alfath Asmunda
JATENG | 9 Oktober 2021 09:42 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M. Jusuf Kalla meminta PMI bersiap menghadapi potensi bencana alam yang dipicu perubahan iklim. Meski demikian, PMI diminta tetap optimal membantu penanganan pandemi Covid-19.

"Hari ini kita selalu mendengarkan bagaimana dahsyatnya Covid-19, tetapi menurut para ahli akan muncul bencana yang lebih besar lagi yaitu perubahan cuaca atau perubahan iklim," ujarnya saat memberi sambutan dalam acara pelantikan Pengurus PMI DIY masa bakti 2021-2026 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Jumat (8/10) malam.

2 dari 3 halaman

Potensi Bencana Alam

banjir
Merdeka.com / Dwi Narwoko

Mantan Wakil Presiden RI itu mengungkapkan bahwa bencana alam yang dipicu perubahan iklim, seperti banjir, telah melanda sejumlah negara di benua Eropa, Amerika Serikat, Asia, dan Afrika.

"Banjir, gempa bumi, dan bahaya-bahaya dari perubahan alam. Karena itulah di samping kita mengatasi masalah Covid-19 ini kita juga harus siap mengatasi bencana-bencana alam selanjutnya apabila ada," ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Kerja Sama

Menurut Kalla, selama ini PMI selalu berusaha bekerja dengan baik dan secepat-cepatnya membantu masyarakat sesuai prinsip kemanusiaan tanpa mempunyai batasan diskriminatif.

Selain memberikan pertolongan, imbuhnya, para relawan PMI juga perlu hadir untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya upaya memperbaiki lingkungan.

"Harus juga memberikan mitigasi kepada masyarakat serta memberikan penjelasan kepada masyarakat, memberikan bantuan informasi kepada masyarakat. Karena hanya dengan bantuan itu kita dapat mencegah bahaya yang lebih besar," terangnya, dikutip dari Antara.

Harapannya, kerja sama baik antara PMI Pusat dan PMI di tingkat daerah bisa meminimalkan dampak dari bencana-bencana alam yang terjadi.

"PMI tidak ada artinya tanpa PMI di daerah sebagai ujung tombak mengatasi masalah di daerah," tandasnya.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami