Bisa Sebabkan Kebakaran, Ini Alasan Pengguna Tabung Gas 3 Kg Perlu Copot Karet Merah

Bisa Sebabkan Kebakaran, Ini Alasan Pengguna Tabung Gas 3 Kg Perlu Copot Karet Merah
elpiji 3 kg. ©2014 merdeka.com/imam buhori
JATENG | 25 Mei 2021 09:08 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Para pengguna tabung gas ukuran berapapun, khususnya ukuran 3 kg diimbau untuk mengeluarkan karet berwarna merah pada gas sebelum membeli dan menukarnya dengan tabung gas baru. Hal ini dilakukan agar sesampainya di SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji), tabung gas akan diberi karet baru.

Sebaliknya, jika karet merah pada tabung gas dibiarkan terpasang, SPBE mungkin akan menggunakannya kembali. Tabung gas dengan karet lama akan kembali beredar. Padahal hal ini bisa membahayakan.

2 dari 3 halaman

Penurunan Kualitas Karet

 Karet yang dipakai berulangkali sangat mungkin mengalami penurunan kualitas.

Perlu diketahui kualitas karet akan menurun jika beberapa kali pakai, jadi lemah dan longgar. Ini salah satu penyebab kebakaran oleh karena bocor gas,” tulis akun Instagram @mediainformasiorangtubanjatim, Minggu (23/5/2021).

Meskipun harga gas 3 kg bersubsidi, tapi konsumen tetap berhak mendapatkan kualitas barang yang bagus.

Bisa Anda bayangkan ruangan penuh gas elpiji kemudian ada percikan api dari saklar listrik, korek api atau menyalakan kompor gas, kekuatan bisa seperti bom,” lanjut @mediainformasiorangtubanjatim.

3 dari 3 halaman

Komentar Warganet

 

Warganet pun ramai mengomentari unggahan mengenai karet gas elpiji pada akun Instagram Media Informasi Orang Tuban Jatim itu.

Aku pernah nemu lpg msh segel gak ada karetnya,” tulis @pemuas_dahaga

Kalo kejadianya kayak gitu kita bisa complain gak ya,” komentar pemilik akun Instagram @en_khaidar

Memang benar pada saat pengisian karet/seal tidak diperiksa, tapi jika terjadi kebocoran pada saat pengisian pasti diganti karena jika seal bocor tidak maksimal hasil pengisiannya. Semua terserah konsumen jadilah smart konsumen,” komentar @sugeng_padhel75

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami