Cara Mencegah Perubahan Iklim, Kenali Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari

Cara Mencegah Perubahan Iklim, Kenali Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
ilustrasi cuaca dan iklim. altair.com
JATENG | 10 Mei 2022 10:50 Reporter : Jevi Nugraha

Merdeka.com - Cara mencegah perubahan iklim perlu diketahui setiap orang. Perubahan iklim hampir memengaruhi semua sektor di kehidupan masyarakat. Tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi, tetapi juga mengubah sistem iklim yang memengaruhi berbagai aspek pada perubahan alam dan manusia.

Seperti mengutip dari Knowledge Centre, perubahan iklim menyebabkan banyak masalah lingkungan. Hal yang sudah mulai terjadi adalah fenomena es di kutub-kutub bumi meleleh yang menyebabkan permukaan air naik sehingga menyebabkan banjir. Oleh karena itu, cara mencegah perubahan iklim ini perlu diketahui sebagai langkah antisipasi.

Salah satu contoh akibat perubahan iklim adalah kemarau berkepanjangan. Di Indonesia yang beriklim tropis ini, sangat baik bagi perkembangan bakteri, virus, jamur, dan parasit. Kondisi ini menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri dan udara semakin banyak terjadi seperti penyakit kulit akibat jamur.

Lantas, bagaimana cara mencegah perubahan iklim? Simak ulasannya yang merdeka.com rangkum dari Knowledge Centre:

2 dari 3 halaman

Dampak Perubahan Iklim

ilustrasi kebakaran hutan
Ilustrasi shutterstock.com

Sebelum mengetahui cara mencegah perubahan iklim, alangkah baiknya memahami dampak perubahan iklim yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa dampak perubahan iklim yang bisa terjadi, di antaranya:

Menurunnya Produktivitas Pertanian

Perubahan iklim juga sangat memengaruhi sektor pertanian. Dampak perubahan iklim, produktivitas pertanian juga akan menurun. Suhu yang terlalu panas serta berkurangnya ketersediaan air, dapat merusak lahan pertanian.

Perubahan iklim juga akan menyebabkan perubahan masa tanam dan panen ataupun menyebabkan munculnya hama yang sebelumnya tidak ada.

Meningkatnya Wabah Penyakit

Akibat perubahan iklim juga meningkatkan wabah penyakit. Hal ini disebabkan karena kenaikan suhu curah hujan. Beberapa penyakit yang mematikan, seperti malaria, kolera, hingga demam berdarah bisa meningkat akibat perubahan iklim.

Selain itu, pelapisan ozon yang terjadi juga menyebabkan peningkatan intensitas sinar ultra violet yang mencapai permukaan bumi dan menyebabkan kanker kulit, katarak, dan penurunan daya tahan tubuh. Sehingga manusia lebih rentan terhadap penyakit asma dan alergi.

Punahnya Spesies

Akibat perubahan iklim selanjutnya, yaitu perubahan spesies. Perubahan habitat yang terjadi akan menyebabkan punahnya berbagai spesies, baik binatang maupun tanaman.
Punahnya beragam spesies ini disebabkan karena mereka tidak sempat beradaptasi terhadap perubahan suhu dan perubahan alam yang terlalu cepat. Nantinya, kondisi ini juga akan berdampak lebih besar lagi pada ekosistem dan rantai makanan.

Menurunnya Kualitas dan Kuantitas Hutan

Perubahan iklim juga menyebabkan menurunnya kualitas dan kuantitas hutan. Kebakaran hutan menjadi salah satu contoh kongkret akibat perubahan iklim. Sehingga hal ini menyebabkan pohon-pohon mati kerana tata guna hutan, ataupun kerena mengering dengan sendirinya.

Selain itu, kematian pohon-pohon juga menyebabkan berkurangnya penyerap karbondioksida itu sendiri. Dengan demikian, karbondioksida dan gas rumah kaca lain akan meningkat secara drastis.

3 dari 3 halaman

Cara Mencegah Perubahan Iklim

perubahan iklim
©2013 Merdeka.com

Ada banyak cara mencegah perubahan iklim yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut sejumlah cara mencegah perubahan iklim yang bisa dilakukan, antara lain:

Menanam Pohon

Salah satu cara mencegah perubahan iklim, yaitu menanam pohon di sekitar rumah. Tanaman hijau di sekitar rumah berperan penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan terhindar dari banjir.

Tanaman akan menancapkan akarnya ke dalam tanah. Sehingga, lubang yang dihasilkan akar tersebut menjadi jalur air untuk masuk ke dalam tanah lebih jauh. Dengan adanya tanaman di sekitar rumah, dapat melancarkan penyerapan air hujan, yang akan menjauhkan lingkungan dari banjir dan mencegah perubahan iklim.

Memisahkan Jenis Sampah

Cara mencegah perubahan iklim selanjutnya, yaitu memisahkan jenis sampah. Jenis sampah berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu sampah sampah anorganik dan organik.

Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah, botol, kertas, plastik mainan, dan gelas minuman. Jenis sampah ini juga bisa disebut sebagai limbah yang dihasilkan dari bahan-bahan yang bukan berasal dari alam (bahan hayati), melainkan barang yang buatan manusia.

Sementara itu, sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang biasa dijadikan pupuk kompos. Jenis sampah ini berlawanan dengan sampah anorganik karena sangat mudah membusuk. Beberapa contoh jenis sampah organik antara lain sisa makanan, sayuran, daun-daun, dan lain sebagainya.

Kurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor Pribadi

Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi menjadi salah satu cara mencegah perubahan iklim yang cukup efektif. Selain menghemat bensin, berjalan kaki dan bersepeda juga merupakan bentuk olahraga yang menyehatkan.

Selain menggunakan sepeda, Anda juga bisa memanfaatkan angkutan umum atau menggunakan kendaraan bersama-sama. Dengan begitu, perubahan iklim bisa dicegah dan dapat diatasi.

(mdk/jen)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini