Ciri-ciri Bunga Anggrek Berdasarkan Jenisnya, Ketahui Cara Perawatannya

Ciri-ciri Bunga Anggrek Berdasarkan Jenisnya, Ketahui Cara Perawatannya
Anggrek. ©2020 Merdeka.com
JATENG | 6 Juli 2022 18:12 Reporter : Ayu Isti

Merdeka.com - Anggrek merupakan jenis bunga yang populer dan banyak diminati masyarakat. Bunga berwarna ungu ini memang sering kali dijadikan tanaman hias untuk mempercantik halaman depan rumah. Selain digantung, anggrek juga dapat ditanam di pot dan dijadikan dekorasi dalam ruangan.

Selain identik dengan warna ungu cerah dan cantik, terdapat ciri-ciri bunga anggrek lain yang tak kalah menarik. Ciri-ciri ini dapat dilihat dari motif atau corak pada bunga, warna bunga, bentuk kuntum bunga, hingga kebutuhan dan sensitivitas terhadap sinar matahari.

Jika Anda salah satu pecinta bunga anggrek, berbagai ciri-ciri bunga anggrek berdasarkan jenisnya ini patut untuk disimak sebelum membeli. Dengan begitu, Anda bisa menambah koleksi bunga anggrek dari jenis-jenis yang belum dimiliki.

Selain mengetahui berbagai ciri-cirinya, Anda juga perlu memperhatikan bagaimana metode perawatan yang benar untuk menanam bunga anggrek. Baik menanam di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Jika tumbuh dengan baik, tentu bunga ini mempercantik halaman atau dalam rumah Anda.

Di samping hobi, Anda juga bisa menjadikan ini sebagai ide bisnis sehingga bisa mendatangkan tambahan penghasilan sehari-hari. Dari berbagai sumber, berikut kami merangkum ciri-ciri bunga anggrek berdasarkan jenisnya dan cara perawatannya, bisa Anda simak.

2 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Bunga Anggrek: Anggrek Dendrobium, Cattleya, dan Brassavola

ilustrasi anggrek bulan phalaenopsis gigantea
© Wikimedia Commons/阿橋 HQ
  • Anggrek Dendrobium

Jenis bunga anggrek yang pertama yaitu Anggrek dendrobium. Ciri-ciri bunga anggrek yang satu ini memiliki bentuk bunga yang mekar di bagian atas. Anggrek jenis ini memiliki lebih dari 1.000 spesies. Banyaknya varietas, membuat jenis anggrek dendrobium sulit untuk dikategorikan. Namun, varietas yang paling umum banyak ditemukan dalam warna putih, kuning, dan lavender.

Jenis anggrek ini cocok dijadikan tanaman dalam ruangan namun membutuhkan pencahayaan yang terang. Sedangkan jika ditanam di luar ruangan cocok ditempatkan di daerah yang teduh.

  • Anggrek Cattleya

Berikutnya adalah Anggrek Cattleya. Anggrek Cattleya telah dihibridisasi secara luas dan menghasilkan berbagai macam warna serta bentuk. Banyak jenis anggrek Cattleya memiliki corak bintik-bintik menarik di bagian bunganya. Ada pula yang memiliki corak garis-garis, atau fitur bicolor lainnya. Beberapa varietas memiliki aroma yang cukup harum. Jenis anggrek ini memerlukan cahaya terang jika ditanam di dalam ruangan atau area yang teduh jika ditanam di luar ruangan.

  • Anggrek Brassavola

Selanjutnya adalah Anggrek Brassvola. Ciri-ciri bunga anggrek Brassavola memiliki bunga berwarna putih atau kehijauan dengan kelopak yang sempit, dan sangat harum. Biasanya wangi harum ini semakin kuat ketika di malam hari.

Bunga yang berwarna putih, termasuk anggrek Brassavola sangat bergantung pada ngengat untuk proses penyerbukan. Setidaknya ada 20 spesies dalam genus Brassavola, di mana B. nodosa adalah salah satu yang paling mudah tumbuh.

3 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Bunga Anggrek: Anggrek Cymbidium, Encyclia, dan Oncidium

anggrek macan grammatophyllum speciosum
© Wikimedia Commons
  • Anggrek Cymbidium

Jenis anggrek yang tak kalah menarik lainnya adalah Anggrek Cymbidium. Anggrek Cymbidium, umumnya dikenal sebagai anggrek perahu. Ciri-ciri bunga anggrek ini memiliki bunga yang lebih kecil dibandingkan dengan beberapa varietas anggrek. Tetapi bunganya yang berduri menjadi ciri khas tersendiri. Jenis anggrek ini membutuhkan daerah dengan pencahayaan terang, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

  • Anggrek Encyclia

Selanjutnya adalah Anggrek Encyclia. Anggrek Encyclia, juga disebut anggrek cangkang kerang, tumbuh subur saat ditanam di atas gunung anggrek. Beberapa ahli hortikultura mengatakan ciri-ciri bunga anggrek ini terlihat seperti gurita karena kelopak dan sepalnya yang menjuntai. Meski tidak harum, ia bisa berbunga selama beberapa bulan berturut-turut.

  • Anggrek Oncidium

Jenis anggrek yang tak kalah unik adalah Anggrek Oncidium. Jenis anggrek ini disebut memiliki bentuk yang anggun menyerupai wanita penari. Ini termasuk jenis bunga anggrek dengan perawatan rendah yang memiliki ciri-ciri memancarkan aroma kakao yang manis.

Ciri-ciri bunga anggrek Oncidium lainnya yaitu sifatnya yang membutuhkan kelembapan yang konsisten. Ada lebih dari 300 spesies dalam genus ini, yang sebagian besar bersifat epifit, tumbuh di permukaan tanaman lain dan menyerap kelembaban dan nutrisi dari udara.

4 dari 4 halaman

Cara Menanam dan Merawat Anggrek

Setelah mengetahui berbagai ciri-ciri bunga anggrek berdasarkan jenisnya, terakhir akan dijelaskan bagaimana cara menanam dan merawat bunga anggrek dengan benar. Sebagian besar anggrek membutuhkan kondisi yang lembap dan dikeringkan dengan baik. Ada beberapa jenis media tanam yang dapat digunakan untuk tanaman anggrek, seperti redwood atau fir bark, sphagnum peat moss, batu , gabus, arang, pasir, dan pot tanah.

Untuk menanam bunga anggrek, Anda memerlukan campuran dasar seperti perlit kasar, fir bark, dan lumut sphagnum. Anda juga dapat menambahkan arang tetapi ini opsional, ditambahkan lebih baik, tidak juga tidak akan menjadi masalah.

Tempatkan anggrek di jendela atau ruangan yang menghadap timur ke selatan. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang dan tidak langsung. Cahaya yang tidak mencukupi menyebabkan pembungaan yang buruk. Namun, terlalu banyak cahaya dapat menyebabkan daun hangus.

Dalam hal suhu, anggrek mentolerir suhu yang lebih dingin atau lebih hangat sepanjang musim tanam normalnya, mereka harus sekitar 15 derajat (8 derajat C) lebih dingin di malam hari daripada di siang hari agar cukup mekar.

(mdk/ayi)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini