Ciri-ciri dan Gejala Terinveksi Virus Corona, Antisipasi Sejak Dini!

Ciri-ciri dan Gejala Terinveksi Virus Corona, Antisipasi Sejak Dini!
JATENG | 24 Maret 2020 11:08 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Menurut WHO (World Health Organization), virus corona atau COVID-19 adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga yang lebih parah seperti sindrom pernapasan akut (SARS) dan MERS-CoV.

Nama virus corona berasal dari kata Latin corona, yang berarti mahkota. Di bawah mikroskop elektron, gambar virus tampak seperti korona matahari.

Virus corona baru, yang diidentifikasi oleh otoritas Cina pada 7 Januari dan sejak bernama COVID-19, adalah jenis virus baru yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia. Virus ini ditularkan ke manusia melalui interaksi hewan dan manusia. Kemudian manusia yang terjangkit, bisa menularkannya ke sesame manusia.

Puluhan ribu orang sudah terjangkit virus ini, dan menyebabkan kematian hingga ribuan orang termasuk yang berada di luar kota Wuhan, China. Oleh sebab itu perlunya setiap orang untuk mengetahui gejala dan ciri-ciri orang yang terinfeksi virus corona sehingga bisa mencegahnya untuk tidak tersebar.

Berikut ciri-ciri orang yang terinfeksi virus corona:

1 dari 7 halaman

Mempunyai Riwayat Bepergian ke China, Terutama Kota Wuhan dan Sekitarnya

kota wuhan yang sepi akibat corona

2020 AFP PHOTO/STR

Wuhan merupakan kota pertama dari mana virus corona saling menyebar antar manusia. Orang-orang yang terinfeksi pertama kali virus corona merupakan orang-orang yang mengunjungi pasar makanan laut dan hewan lokal.

Hingga kini belum diketahui secara pasti dari mana virus ini berasal, namun sebuah penelitian menyebutkan bahwa virus ini memiliki urutan sekuens genetik yang mirip 88% dengan virus corona dari kelelawar. Namun karena pasar hewan tersebut tidak menjual kelelawar, maka masih dilakukan penelitian apakah kelelawar menularkannya ke hewan lain terlebih dahulu sebelum sampai ke manusia.

Dugaan terkini virus corona menyebar melalui cairan bersin maupun dari hidung. Sehingga orang yang berinteraksi dengan pasien virus corona kemungkinan besar akan tertular. Oleh sebab itu dilakukan karantina terlebih dahulu bagi orang yang kembali berpergian dari negara China.

Ciri-ciri kebanyakan orang yang tertular virus corona adalah mempunyai riwayat berpergian dari negara China maupun negara lain yang telah terinfeksi.

Salah satu cara pemeriksaan orang yang terjangkit virus corona adalah dengan memeriksa suhu tubuhnya. Suhu tubuh orang normal yaitu 37,5 derajat celcius, namun ciri-ciri orang yang telah terinfeksi virus corona suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Sehingga apabila di bandara orang tersebut memiliki suhu tubuh tersebut akan segera dikarantina sebab virus corona sudah tidak hanya tersebar di kota Wuhan, namun juga beberapa negara lainnya.

2 dari 7 halaman

Sakit Kepala

kepala

consciouslifenews.com

Ciri-ciri orang yang telah terinfeksi virus corona selanjutnya selain demam tinggi, gejala berikutnya yaitu disertai dengan sakit kepala.

3 dari 7 halaman

Flu atau Pilek

parah

Boldsky.com

Gejala yang paling terlihat dan diduga menyebabkan penularan antara manusia adalah flu atau pilek. Orang yang terjangkit virus corona ini akan terkena flu, dan cairan dari flu ini dapat beresiko membuat orang lain tertular.

4 dari 7 halaman

Batuk-batuk parah

ilustrasi batuk

medicalnewstoday.com

Batuk-batuk yang tak kunjung reda, bahkan mulai kronis harus segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat. Virus corona memiliki gejala utama batuk-batuk kronis, hal ini patut dicurigai terutama apabila anda atau orang sekitar anda baru saja berinteraksi dengan orang-orang yang baru berpergian keluar negeri, di mana merupakan salah satu negara yang terinfeksi virus corona.

5 dari 7 halaman

Sesak Napas

napas

www.wikihow.com

Gejala virus corona ini memang menyerupai gejala pneumonia di mana, paru-paru terinfeksi bakteri, jamur maupun virus dan menyebabkan seseorang mengalami sesak napas pendek.

6 dari 7 halaman

Kesulitan dalam Bernapas

Selain akan mengalami sesak napas, seseorang bahkan akan mengalami kesulitan bernapas. Diketahui virus ini akan menunjukkan gejalanya setelah terpapar dari sumber infeksi atau penularan mulai dari 2 hari sampai 2 minggu sejak berinteraksi.

7 dari 7 halaman

Pencegahan Virus Corona

ilustrasi virus corona

2020 Merdeka.com/ cdc

SARS dan MERS menularkan dari manusia ke manusia lainnya melalui tetesan atau percikan air ludah maupun ingus penderita, kontak dan dari menyentuh barang yang terkena air ludah penderita, hal tersebut diduga merupakan mode transmisi virus COVID-19 juga.

Berikut merupakan pencegahan yang disarankan oleh WHO supaya mengurangi resiko penularan virus corona:

-Menghindari berinteraksi secara dekat dengan orang yang menderita infeksi pernapasan akut.
-Sering mencuci tangan, terutama setelah kontak langsung dengan orang yang sakit atau lingkungannya.
-Menghindari kontak tanpa perlindungan dengan peternakan atau hewan liar.
-Orang dengan gejala infeksi pernapasan akut harus berlatih etika batuk (pertahankan jarak, tutupi batuk dan bersin dengan tisu atau pakaian sekali pakai, dan mencuci tangan menggunakan sabun).
-Di dalam fasilitas perawatan kesehatan, tingkatkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi standar di rumah sakit, khususnya di departemen darurat.
-Jangan melakukan perjalanan ke negara China maupun negara yang telah terinfeksi hingga epidemi benar-benar mereda.
-Gunakan masker terutama bila berada di lingkungan rumah sakit dan sejenisnya.

(mdk/paw)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami