Dapat Penghargaan, Pemacing yang Selamatkan Siswa Susur Sungai Berat Terima Hadiah

Dapat Penghargaan, Pemacing yang Selamatkan Siswa Susur Sungai Berat Terima Hadiah
JATENG | 26 Februari 2020 09:34 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Mbah Sudiro (72) dan Kodir (37) mendapat penghargaan atas jasanya yang berhasil menyelamatkan puluhan siswa SMPN 1 Turi yang hanyut pada peristiwa susur sungai maut (21/2) di Sleman.

Tak hanya merasa senang, mereka berdua justru merasa berat menerima penghargaan tersebut. Pasalnya, mereka merasa yang berhak menerima penghargaan itu bukan hanya mereka berdua saja, namun juga warga lainnya yang ikut menyelamatkan korban. Atas jasanya menyelamatkan korban susur sungai, Mbah Sudiro dan Kodir berhak atas uang sebesar Rp10 juta dari Kementerian Sosial.

1 dari 3 halaman

Membersihkan Makam

susur sungai

2020 Merdeka.com

Pada saat peristiwa susur maut itu terjadi, Mbah Sudiro sedang membersihkan makam. Lalu tiba-tiba dia mendengar suara lolongan di kejauhan.

Pada awalnya Sudiro mengira teriakan itu hanyalah candaan. Kemudian dia meminta anaknya untuk mengecek ke sungai. Tak lama kemudian, anaknya mendatanginya dan bilang bahwa itu merupakan teriakan anak-anak yang hanyut di sungai.

2 dari 3 halaman

Sempat Ikut Hanyut

susur sungai

2020 Merdeka.com

Dalam upaya menyelamatkan para siswa yang hanyut, Sudiro mengaku sempat ikut terbawa arus. Namun ia bisa bertahan setelah berpijak pada batu dan berpegangan tangan pada tangga panjang yang ia bawa. Namun karena saat itu batu licin, dia juga sempat terpeleset dan menyebabkan luka pada kakinya.

"Saya langsung ikut membantu mengevakuasi dan merangkul anak-anak ke tepi sungai. Saya gendong beberapa siswa yang sudah tak berdaya. Saat itu arus memang cukup deras. Mungkin karena hujan di atas deras, tiba-tiba air langsung tinggi. Ya saya Cuma bisa membantu saja. Ada yang cuma dipegang, ada yang cuma digendong," ujar Sudiro dikutip dari Antaranews.com.

3 dari 3 halaman

Disumbangkan untuk Bangun Masjid

smpn 1 turi

2020 liputan6.com

Mbah Sudiro berencana membagikan uang yang diterimanya kepada para warga yang ikut membantu menolong siswa SMPN 1 Turi yang hanyut terbawa arus Sungai Sempor. Selain itu dia juga memberikan sebagian untuk kas Rukun Tetangga di tempatnya.

"Hadiah ini saya bagikan dan juga akan saya sumbangkan untuk membangun masjid," kata Mbah Sudiro dilansir Antaranews.com.

Sama seperti Mbah Sudiro, Kodir juga tak sanggup menerima penghargaan itu sendiri.

"Enggak Sanggup sebenarnya menerima ini. Karena niatnya kan kemanusiaan," ujar Kodir. (mdk/shr)

Baca juga:
Permintaan Maaf & Penjelasan Guru Pramuka Soal Insiden Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa
Tragedi Susur Sungai Sempor, DPR Minta Sekolah Tak Remehkan Kegiatan di Luar
Dua Pembina Pramuka SMP Negeri 1 Turi Jadi Tersangka, Total 3 Orang
Tewaskan 10 Siswa, Ini 5 Fakta Kegiatan Susur Sungai Pramuka SMP di Turi Sleman
Kisah Heroik Kodir, Pemancing yang Selamatkan Puluhan Siswa Tragedi Susur Sungai Turi
Tragedi Susur Sungai Sempor, Enam Pelajar Alami Gejala Gangguan Psikis

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami