Dituduh PKI, Puluhan Keluarga Ini Hidup Menumpang di Tanah Tetangga hingga Kini

Dituduh PKI, Puluhan Keluarga Ini Hidup Menumpang di Tanah Tetangga hingga Kini
Keluarga Terdampak Tragedi 1965 di Cilacap. ©2020 liputan6.com
JATENG | 1 Oktober 2020 16:07 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Peristiwa G30S PKI telah berlalu 55 tahun lamanya. Hanya saja, peristiwa itu hingga kini meninggalkan banyak persoalan yang tak kunjung terselesaikan. Salah satunya adalah persoalan warga yang terusir dari tempat tinggal mereka, saat aparat militer melakukan pembantaian massal terhadap para pendukung PKI.

Di Cilacap, ribuan orang jadi korban karena tragedi kemanusiaan itu. Ribuan orang lainnya terusir dari tanah kelahirannya dengan tuduhan PKI. Di Kampung Cikuya, Kecamatan Wanareja, Cilacap, sebanyak 32 keluarga harus hidup menumpang di tanah milik tetangganya karena terusir dari tanah mereka sendiri.

Karena hanya menumpang tanah milik tetangga, rumah-rumah itu tidak didirikan secara permanen agar sewaktu-waktu bisa dipindah. Selain itu, rumah itu juga hanya dibangun dengan kayu dan bambu dan sewaktu-waktu bisa rusak.

Baca Selanjutnya: Tak Bisa Terima Bantuan...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami