Diunggah ke Medsos, Ini Cara Unik Polisi India Tertibkan Warga Saat Lockdown

Diunggah ke Medsos, Ini Cara Unik Polisi India Tertibkan Warga Saat Lockdown
JATENG | 26 Maret 2020 07:00 Reporter : Denny Marhendri

Merdeka.com - Pemerintah India telah mengambil keputusan untuk melakukan lockdown demi bisa mencegah meluasnya penyebaran virus corona di wilayahnya. Lockdown di India ini akan berlaku selama 21 hari sejak hari Selasa (24/3) kemarin.

Selama India melakukan kebijakan lockdown tersebut, ada petugas kepolisian yang akan melakukan patroli. Polisi tersebut juga melakukan penertiban kepada warga yang tetap melakukan aktivitas di luar rumah dan membuat kebijakan jam malam.

1 dari 2 halaman

Hukuman Sosial

polisi india

Saat polisi melakukan patroli, masih ditemukan warga yang melanggar kebijakan tersebut. Untuk membuat warga tersebut jera, polisi memberikan hukuman sosial. Warga yang melanggar tersebut harus memegang papan bertuliskan "Saya adalah musuh masyarakat" atau "Saya adalah teman virus corona" dan kemudian mengunggahnya di media sosial.

Informasi yang dilansir dari Reuters, ada seorang warga yang bernama Mohammad Alim (40) pada hari Senin (23/3) membawa perempuan dan ketiga puteranya ke kantor polisi. Mohammad berniat ke kantor untuk melaporkan kasus pertengkaran.

"Ketika sampai di kantor polisi, polisi malah menyuruh saya membawa tulisan memalukan itu dan mengunggah foto tersebut di media sosial," Jelas Muhammad.

Polisi tersebut mengunggah foto hukuman itu di media sosial twitter. Pihak kepolisian India tersebut juga mengatakan bahwa sebagian masyarakat memang tidak menghiraukan keselamatannya dan masyarakat lainnya.

2 dari 2 halaman

Hukuman Lainnya

polisi india

Dilansir dari ABC News, ada polisi yang berada di daerah lain di India menerapkan hukuman yang berbeda. Hukuman untuk orang yang melanggar aturan lockdown tersebut akan dihukum dengan sit-up dan squat-jump.

"Beberapa kali ada yang melanggar peraturan tersebut dan harus melakukan sit-up sebanyak 10 kali," jelas polisi tersebut.

Namun, ada juga hukuman yang diberikan kepada pelanggar dengan melakukan kekerasan. Ada seorang pria yang bekerja di beberapa rumah yang berada di Delhi Selatan. Pria tersebut sedang melakukan pekerjaannya untuk membeli kebutuhan logistik untuk beberapa rumah yang membayarnya. Kemudian pria tersebut malah dipukuli oleh polisi saat berada di luar rumah dan diminta kembali pulang.

"Tetapi polisi menyerang dengan tongkat dan memukuli. Sekarang tak punya apa-apa untuk dimakan," jelas pria tersebut.

Hal tersebut lalu dibantah oleh Anil Mittal selaku Jubir Kepolisian New Delhi, bahwa hal itu tidak dibenarkan. Walaupun sekarang sudah banyak beredar video tersebut.

(mdk/dem)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami