Doa Masuk Rumah dan Artinya, Ketahui Adab dan Amalannya

Doa Masuk Rumah dan Artinya, Ketahui Adab dan Amalannya
Ilustrasi Rumah. ©chicagowindowpros.com
JATENG | 1 Februari 2021 15:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Dalam ajaran Islam, berdoa merupakan salah satu amalan baik yang selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, berdoa bukan hanya sekedar menengadahkan tangan dan memohon harapan baik pada Allah setelah sholat. Namun doa adalah aktivitas yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Salah satu amalan doa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah doa masuk rumah. Doa masuk rumah ini tentu saja dilakukan setelah bepergian kemudian pulang kembali ke rumah. Sebelum masuk rumah, sebaiknya membaca doa sebagai bentuk ucapan salam dan ungkapan rasa syukur telah sampai di rumah dengan selamat.

Bukan hanya itu, doa masuk rumah juga diamalkan dengan tujuan untuk memohon keberkahan dari, baik untuk orang yang mengucapkan maupun keluarganya. Kebiasaan baik ini pun selalu dilakukan Rasulullah setiap kali memasuki rumah. Ini menjadi salah satu sikap teladan Rasul yang perlu dicontoh dan diterapkan oleh setiap umat muslim.

Dengan begitu, Anda bisa menyimak doa masuk rumah beserta artinya berikut sebelum mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain doa masuk rumah, terdapat beberapa adab dan amalan lain yang tidak kalah penting untuk diamalkan. Dengan begitu, hari-hari akan dilingkupi berbagai manfaat dan ridho kebaikan dari Allah.

Dilansir dari situs NU Online, berikut kami merangkum bacaan doa masuk rumah dan artinya beserta beberapa informasi lainnya yang penting untuk disimak.

2 dari 5 halaman

Doa Masuk Rumah

ilustrasi rumah
©chicagowindowpros.com

Meskipun merupakan amalan yang sederhana, namun membaca doa masuk rumah menjadi salah satu anjuran Rasulullah untuk mendapatkan kebaikan dari Allah. Dalam hal ini, doa masuk rumah dapat dilakukan guna memohon keberkahan dari Allah atas tempat yang ditinggali serta orang-orang yang menghuninya. Berikut adalah bacaan doa masuk rumah dan artinya yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Allâhumma innî as’aluka khairal mauliji wa khairal makhraji bismillâhi walajnâ wa bismillâhi kharajnâ wa ‘ala-Llâhi rabbinâ tawakkalnâ

Artinya : "Duhai Allah, aku memohon sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Atas nama-Mu kami masuk dan atas nama-Mu kami keluar. Dan kepada Allah Tuhan kamilah kami bertawakal."

3 dari 5 halaman

Doa Masuk Rumah Kosong

Setelah mengetahui bacaan doa masuk rumah secara umum, ada pula bacaan doa masuk rumah kosong yang tidak kalah penting untuk ketahui. Dalam hal ini, Rasulullah tetap menganjurkan setiap umat muslim untuk mengucap doa ketika memasuki rumah yang sedang kosong. Meskipun sedang dalam keadaan kosong, namun bisa jadi rumah Anda juga diisi oleh makhluk jenis lain. Berikut adalah bacaan doa masuk rumah kosong yang perlu diamalkan.

Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahis shâlihîn

Artinya : “Semoga Allah melimpahkan sejahtera-Nya atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang saleh.”

Dari bacaan doa tersebut, dapat dipahami bahwa sudah selayaknya manusia menghargai makhluk lain selain dirinya di muka bumi. Ini menjadi salah satu contohnya, dengan mengucap salam dan doa ketika rumah dalam keadaan kosong. Bukan hanya memohon limpahan kebaikan dan kesejahteraan untuk diri sendiri, melainkan juga untuk makhluk lain yang tunduk pada Allah.

4 dari 5 halaman

Adab Masuk Rumah Orang

ilustrasi rumah tipe 36
©2020 Merdeka.com/arsitag.com

Setelah mengetahui beberapa bacaan doa masuk rumah, berikutnya perlu diketahui bahwa terdapat beberapa adab yang perlu dilakukan saat masuk rumah orang. Dalam hal ini, Imam Al Ghazali mengajarkan terdapat tujuan adab masuk rumah orang lain yang perlu diperhatikan. Beberapa adab masuk rumah orang lain meliputi:

  1. Berjalan atau berdiri di samping dinding rumah dan tidak menghadap pintu. Hal ini dilakukan agar ketika pintu dibuka, maka Anda tidak langsung melihat dalam rumah yang mungkin ada sesuatu yang sebaiknya tidak diketahui.
  2. Membaca tasbih (subhanallah) dan tahmid (alhamdulillah) sebelum mengetuk pintu. Hal ini dilakukan agar kedatangan Anda bisa membawa kebaikan dan manfaat bagi kedua belah pihak.
  3. Setelah membaca tasbih dan tahmid ucapkan Assalamu’alaikum atau ucapan lain yang sesuai adat kebiasaan. Seperti selamat siang, selamat pagi, dan lain sebagainya.
  4. Tidak mendengarkan atau menguping pembicaraan orang-orang yang ada di dalam rumah.
  5. Setelah pintu terbuka, sebelum masuk Anda sebaiknya mengajukan izin terlebih dahulu, “Apakah saya diizinkan masuk?” Namun, Anda boleh segera masuk ketika tuan rumah sudah mempersilakan masuk.
  6. Jika ternyata tuan rumah menolak kedatangan Anda dengan tidak mengizinkan masuk, maka sebaiknya segera pulang.
  7. Sebutkan nama jika tuan rumah menanyakan. Ini dilakukan dengan maksud bahwa Anda terbuka tentang identitas diri sejak awal berkomunikasi dengan tuan rumah agar masing-masing pihak merasa nyaman.
5 dari 5 halaman

Amalan Menempati Rumah Baru

Setelah mengetahui doa masuk rumah dan adab bertamu, berikutnya terdapat beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika Anda menempati rumah baru. Beberapa amalan ini dilakukan guna mendapat ridho dan manfaat kebaikan dari Allah atas tempat atau rumah baru yang ditempati.

Beberapa amalan ini juga dapat memohon perlindungan Allah untuk menjauhkan dari berbagai macam hal buruk yang dapat menimpa Anda dan keluarga di rumah baru tersebut. Berikut amalan menempati rumah baru yang bisa dilakukan.

1. Membaca Surat Al Fatihah sebanyak 3 kali.

2. Membaca Surat Al Mu’minun ayat 28 – 29 sebanyak 1 kali.

3. Membaca doa berikut sebanyak 3 kali:

Allâhumma yâ man falaqal bahra li Mûsâ bin ‘Imrân, wa najjâ Yûnusa min bathnil hût, wa sayyaral fulka li man syâ’a, antal ‘âlimu bi ‘adadi qathril bihâri, wa dzarrâtir rimal. Yâ Khâliqa ashnâfi ‘ajâ’ibil makhlûqât. As’alukal kifâyah, yâ kâfiya man istakfâh, yâ Mujîba man da‘âh, yâ muqîla man rajâh. Antal kâfi, lâ kâfiya illa anta. Ikfinî syarra ma akhâfu wa ahdzar. Wamla’ manzilî hâdzâ khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasûlika sayyidina Muhammadin wa âlihi wa shahbih wa sallim.

Artinya, “Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapapun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil. Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi. Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang kukhawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Shalawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

4. Amalan tersebut dibaca setiap pagi dan sore selama tiga hari berturut-turut.

(mdk/ayi)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami