2 Orang Positif Corona di Kudus Membaik, Berikut Faktanya

2 Orang Positif Corona di Kudus Membaik, Berikut Faktanya
JATENG | 7 April 2020 16:13 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Baru-baru ini di Kudus, Jawa Tengah, terdapat dua orang positif corona. Hal tersebut diketahui setelah keduanya melakukan tes swab tenggorokan.

Dilansir dari ANTARA pada Minggu (5/4), kedua pasien positif corona tidak menunjukkan gejala Covid-19. Namun setelah dilakukan pengecekan, keduanya ternyata positif corona.

Kedua pasien positif corona kemudian dirawat di ruang isolasi di rumah sakit setempat. Pihak keluarga pun diminta untuk isolasi diri selama 14 hari.

1 dari 5 halaman

Punya Riwayat Perjalanan dari Jakarta

pemudik di stasiun senen pada hari kedua lebaran

2019 Merdeka.com/Intan

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus, M. Hartopo mengatakan dua pasien itu dari Kabupaten Kudus dan dari Pati. Pasien asal Kudus merupakan warga Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Sementara pasien dari Pati berasal dari Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

M. Hartopomenjelaskan untuk pasien yang berasal dari Kabupaten Kudus memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Saat dilakukan tes swab, hasil menunjukkan bahwa pasien tersebut positif terkena Covid-19.

"Saat dilakukan tes swab tenggorokan hasilnya positif sehingga langsung dirawat di ruang isolasi RSUD Loekmono Hadi Kudus," ujar M. Hartopo dilansir ANTARA pada Minggu (5/4).

2 dari 5 halaman

Tetap Positif Setelah Dua Kali Pengecekan

rapid test corona di golkar

2020 Merdeka.com/istimewa

Sementara itu pasien dari Pati telah dilakukan dua kali pengecekan oleh petugas medis. Pada saat dilakukan tes cepat (rapid test), hasil menunjukkan bahwa pasien tersebut ada indikasi positif terkena Covid-19.

Setelah dilakukan tes cepat, petugas medis kemudian melakukan tes swab. Pada tes yang kedua itu, hasilnya tetap positif. Oleh karena itu, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus langsung meminta Pemkab Pati untuk melakukan pengecekan.

"Karena yang bersangkutan warga Pati, Pemkab menyerahkan pelacakan kontak kepada warga pati," ujar Hartopo yang dilansir dari ANTARA pada Minggu (5/4).

3 dari 5 halaman

Kondisi Semakin Membaik

Dilansir dari Antara (6/4), M. Hartopo mengungkapkan kondisi kedua pasien positif corona di Kudus yang semakin membaik. "Hasil perkembangan kesehatan keduanya memang cukup bagus. Saat ini tengah menunggu hasil tes swab berikutnya, mudah-mudahan negatif," jelasnya.

Andini Aridewi selaku Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus juga mengungkapkan hal senada. Pihaknya menunggu hasil swab kedua. "Kini, kami masih menunggu kembali untuk hasil swab kedua. Semoga dinyatakan sembuh segera," ujar Andini Aridewi.

Ia juga menjelaskan kondisi kedua pasien positif corona di Kudus saat ini dalam kondisi baik. Kendati demikian, keduanya belum bisa dinyatakan sembuh karena harus ada evaluasi lagi.

Kedua pasien positif corona di Kudus menjalani isolasi di rumah sakit agar pemantauan lebih efektif. Isolasi dilakukan optimal dengan memenuhi kecukupan nutrisi agar dapat memperbaiki kondisi kesehatan.

4 dari 5 halaman

Hasil Pelacakan Kontak Keduanya

5 fakta bantuan 7000 apd dan 3600 rapid test covid 19 yang diterima sumatera utara

liputan6.com 2020 Merdeka.com

Setelah mengetahui dua pasien positif corona, Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus segera melakukan pelacakan. Tes cepat dilakukan kepada warga yang mempunyai riwayat kontak dengan dua pasien positif corona tersebut.

Dari hasil tes, lima orang yang pernah kontak dengan warga asal Kecamatan Bae dinyatakan negatif. Sebanyak 74 orang yang pernah kontak dengan pasien asal Pati juga menunjukkan hasil tes cepat negatif.

5 dari 5 halaman

Persebaran Hampir Merata di Seluruh Kecamatan

rsud kudus

www.rsuddrloekmonohadi.kuduskab.go.id

Persebaran ODP di Kabupaten Kudus hampir merata di seluruh wilayah kecamatan. Dilansir dari ANTARA (Minggu, 5/4), jumlah ODP yang ada di Kabupaten Kudus tercatat sebanyak 187 orang dengan rincian 157 orang dari wilayah kabupaten Kudus sementara sisanya dari luar. Sedangkan jumlah PDP di kabupaten itu tercatat ada 25 pasien dengan 17 di antaranya berasal dari Kudus.

Berdasarkan data tersebut, Hartopo mengimbau pada masyarakat yang baru datang dari luar kota untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 har. Jika ingin keluar rumah sebaiknya menggunakan masker agar terhindar dari kemungkinan penularan Virus Corona.

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami